Breaking News:

100 Orang Polisi dari Polda Ikut Tracing Covid-19 di Siantar, Ini Tugas Mereka!

Sejumlah personel kepolisian dari Polda Sumut tiba di Mapolres Pematangsiantar, Rabu (11/8/2021).

Penulis: Alija Magribi | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Personel Polda yang dikerahkan untuk bertugas di Siantar sedang mengikuti pembekalan di halaman Kantor Polres Siantar, Rabu (11/8/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Sejumlah personel kepolisian dari Polda Sumut tiba di Mapolres Pematangsiantar, Rabu (11/8/2021).

Para polisi ini mendapat tugas memberi penyuluhan terkait protokol kesehatan dan menelusuri jejak (tracing) Covid-19 di Kota Pematangsiantar yang kini dalam PPKM Level 4.

Di halaman dalam Mapolres, Kasat Binmas AKP Relina Lumbangaol bersama dengan perwakilan Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar Devi Sitorus memberikan pembekalan sebelum personel yang menjalankan BKO turun ke lapangan.

"Personie BKO Polda Sumut yang diperbantukan dalam rangka tenaga tracer di Polres Pematangsiantar diberi pembekalan sebagai tenaga tracer yang baik. Agar nantinya bisa membantu menurunkan angka sebaran Covid-19," kata Relina.

Para polisi tracer dari Polda Sumut ini dibekali pengetahuan tentang penggunaan Aplikasi Silacak (Sistem Informasi Pelacakan Kontak) Covid-19. Selain itu, mereka diberi pengetahuan tentang cara penelusuran, pemantauan karantina, isolasi mandiri dan pemberdayaan masyarakat. 

AKP Relina menyampaikan, untuk memahami kondisi di lapangan masing-masing, para Baja Polda Sumut akan didampingi Bhabinkamtibmas selaku fasilitator tracer Covid 19 di kelurahan.

Sebelumnya, dalam rapat forum komunikasi pimpinan daerah yang berlangsung di Ruang Data Balai Kota Pematangsiantar, Selasa (10/8/2021) malam tadi, Plh Kapolres Pematangsiantar AKBP Benny Hutajulu mengatakan, demi penanganan PPKM Level IV di Siantar, Polda Sumut akan mengirimkan 100 personel.

Para personel yang bertugas berpengalaman menangani Covid-19 di Medan.

"Ada 100 personel BKO dari Polda Sumut berasal dari tiga direktorat; Direktorat Kriminal Umum, Direktorat Kriminal Khusus, dan Direktorat Narkoba," ujar Benny.

Benny mengatakan, nantinya dalam pelaksanaan operasi yustisi di lapangan; masyarakat biasa, pelaku usaha yang membandel, atau termasuk adanya dugaan tindak pidana lain, pihak kepolisian akan menjamin hukum yang seadil-adilnya.

"Mungkin beberapa di antara (personel BKO Polda Sumut), saya belum kenal. Tapi sampaikan ke kami yang nggak kena, atau yang tebang pilih penertiban pusat pusat keramaian, hiburan malam yang ditindak nanti," kata Benny. (alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved