Breaking News:

Update Covid 19 di Siantar

KOTA Siantar Siap Terapkan Sidang Pelanggar Protokol Kesehatan di Tempat

Nanti kita koordinasikan dengan hakimnya (PN Siantar). Tapi yang jelas, Kejari Pematangsiantar sudah membentuk tim yang terdiri dari lima jaksa

Penulis: Alija Magribi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ALIJA
Rapat tindak lanjut penerapan PPKM level 4 di Kota Pematangsiantar, Selasa (10/8/2021).(TRIBUN MEDAN/ALIJA) 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Setelah ditetapkannya Kota Pematangsiantar sebagai daerah pelaksana PPKM Level IV oleh Mendagri, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat terbatas di Ruang Data, Balai Kota Pematangsiantar, Selasa (10/8/2021) sore.

Sejumlah permasalahan dibahas para pemangku kepentingan, termasuk kajian pelaksanaan sidang terhadap masyarakat yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan Pandemi Covid-19.

Kasi Pidum Kejari Pematangsiantar Edy S Tarigan mengatakan penerapan sidang di tempat masih berkoordinasi dengan Hakim PN Pematangsiantar, Pemerintah Kota Pematangsiantar dan Satgas Covid-19 Pematangsiantar.

"Nanti kita koordinasikan dengan hakimnya (PN Pematangsiantar). Tapi yang jelas, Kejari Pematangsiantar sudah membentuk tim yang terdiri dari lima orang jaksa," kata Edy.

Edy mengatakan, mekanisme penindakan kepada pelanggar hukum/ protokol kesehatan tentunya akan melibatkan Satpol-PP Pematangsiantar, dan Polres Pematangsiantar.

"Nantikan kita, Tipiring (Tindak Pidana Ringan) nanti sidang di tempat, penyidiknya Satpol-PP Pematangsiantar. Tapi kalau nanti berkaitan dengan pelanggaran UU Karantina, UU Kesehatan penyidiknya dari Polri," kata Edy.

Edy mengaku pihaknya masih akan berkomunikasi dengan Satgas Covid-19 Pematangsiantar terkait tahapan pelanggar protokol kesehatan yang akhirnya akan disidang atau tidak perlu disidangkan.

"Nantilah kita akan kordinasikan dengan Satgas Covid-19 Pematangsiantar," katanya

Plh Kapolres Pematangsiantar AKBP Benny Hutajulu mengatakan, demi penanganan PPKM Level IV di Siantar Polda Sumut akan mengirimkan 100 personel untuk diperbantukan di beberapa permasalahan. Para personel berpengalaman menangani Covid-19 di Medan.

"Ada 100 personel BKO dari Polda Sumut berasal dari 3 direktorat; Direktorat Kriminal Umum, Direktorat Kriminal Khusus dan Direktorat Narkoba," ujar Benny.

Benny mengatakan, nantinya dalam pelaksanaan operasi yustisi di lapangan; masyarakat biasa, pelaku usaha yang membandel, atau termasuk adanya dugaan tindak pidana lain, kepolisian akan menjamin hukum yang seadil-adilnya.

"Mungkin beberapa di antara (personel BKO Polda Sumut), saya belum kenal. Tapi sampaikan ke kami yang nggak kena, atau yang tebang pilih penertiban pusat pusat keramaian, hiburan malam yang ditindak nanti," kata Benny.

(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved