Breaking News:

News Video

Kerugian Mencapai Rp 100 Juta, Truk Tabrak Angkutan Umum dan Makam Kuno di Balige

Karena rem blong, sopir truk tersebut berusaha memberhentikan truk dengan cara membenturkan badan truk ke dinding makam hingga terseret ke dinding

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: heryanto

Kerugian Mencapai Rp 100 Juta, Truk Tabrak Angkutan Umum dan Makam Kuno di Balige

TRIBUN-MEDAN.com, TOBA – Pascakejadian kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Kota Balige, Kapolsek Balige AKP Agus Salim Siagian menjelaskan bahwa total kerugian material capai Rp 100 juta.

Pasalnya, truk bermuatan kelapa tersebut menabrak sebuah angkutan umum, yang mengakibatkan kendaraan lainnya juga ikut mengalami kerusakan.

Saat kejadian, masyarakat di seputar Kota Balige kerubungi lokasi kejadian pada Rabu (11/8/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Kalau kita prediksi, total kerugian lebih kurang Rp 100 juta. Untuk sementara, korban jiwa tidak ada. Hanya ada kerugian materil,” ujar Kapolsek Balige AKP Agus Salim Siagian pada Kamis (12/8/2021).

Selanjutnya, ia menjelaskan secara detail terjadinya lakalantas tersebut. Hingga saat ini, sopir dan kernet truk tersebut masih berada di Mapolsek Balige dan penyidikan akan dilakukan oleh pihak Polres Toba.

“Baru aja ada tabrakan beruntun dimana satu unit truk dengan Nomor Polisi BK 85853 VO yang dikemudikan oleh inisial PT, di Kelurahan Sangkar Nihuta, truk tersebut sudah mengalami remnya blong,” tuturnya.

Karena rem blong, sopir truk tersebut berusaha memberhentikan truk dengan cara membenturkan badan truk ke dinding makam hingga terseret ke dinding Polsek Balige yang berada di samping makam tersebut.

“Kebetulan jalan itu menurun, lalu di persimpangan Jalan Sutomo, dia menabrak satu unit mobil penumpang TTI. Kemudian, lanjut lagi pas di depan Polsek Balige dia berusaha memberhentikan, tapi karena truknya itu blong,” ungkapnya.

“Maka menabrak dinding pagar kantor berikut ada satu mobil minibus penumpang, kemudian minibus ini menabrak sebuah mobil avanza, dan mobil avanza ini tadi menabrak sebuah mobil L 300 yang bermuatan nenas,” sambungnya.

Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu penyidikan pihak Polres Toba.

“Kalau mobil ada empat, dan sepeda motor ada satu. Untuk sementara, penanganannya ini ditangani oleh unit Lantas Polsek Balige karena Unit Lantas Polsek Balige ini ketika ada kejadian lakalantas melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara,” 

“Kalau untuk penyidikan akan lanjut ke Satlantas Polres Toba,” pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved