Breaking News:

Pemkab Deliserdang Larang Lomba 17 Agustusan, Jangan Sampai Kades Tandatangani Proposal

Kadis PMD Deliserdang Khairul Azman Harahap mengingatkan agar peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun ini tidak menimbulkan kerumunan. 

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik
Tribun Medan/Riski Cahyadi
Warga mengikuti lomba panjat pinang di Desa Sei Mencirim, Deliserdang, Sumatera Utara, Sabtu (17/8/2019).Tribun Medan/Riski Cahyadi 

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Deliserdang meminta agar pemerintah desa dapat mengawasi kegiatan masyarakat menjelang perayaan Hut RI ke-76. 

Kadis PMD Deliserdang Khairul Azman Harahap mengingatkan agar peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun ini tidak menimbulkan kerumunan. 

Menurutnya, Pemkab melarang kegiatan-kegiatan perlombaan.

"Jangan ada yang bentuk panitia lomba-lomba 17 Agustus-an di desa-desa karena bakal menyebabkan keramaian. Situasi seperti sekarang ini tidak dibenarkan gelar perlombaan,"ucap Khairul Azman Harahap Kamis, (12/8/2021).

Mantan Camat Percut Seituan ini mengatakan, akan segera menyurati Pemerintah Desa untuk penegasan apa yang disampaikannya itu. 

Menurutnya, saat ini Pemerintah sedang fokus dalam hal penanganan Covid-19. 

Disebut ketika ada ditemukan kegiatan lomba di desa dan dibiarkan oleh Pemerintah Desa maka Kepala Desa akan dipintai pertanggungjawaban. 

"Jangan sampai Kades ikut menandatangani proposalnya pula nanti. Tapi saya yakin Kades juga saat ini sudah mengerti supaya di wilayahnya tidak ada kerumunan walaupun begitu nanti kita surati lagi mereka. Supaya masyarakatnya juga bisa tahu dan tidak menggelar yang namanya lomba-lomba. Kalau ada yang gelar lomba akan dibubarkan," kata Khairul. 

Pemkab Deliserdang juga sudah mengkonsep untuk kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agutus mendatang.

Kegiatan upacara bendera akan tetap dilakukan di lapangan apel halaman kantor Bupati. 

Kabag Kesejahteraan Rakyat Pemkab Deliserdang, Mukti Ali menyebut konsep yang dibuat adalah minimalis. 

"Sengaja konsepnya minimalis karena situasi sekarang ini. Protokol kesehatan tetap menjadi yang utama. Jumlah TNI Polri nanti ada 44 sementara dari ASN yang baris di lapangan ada 32 orang,"ucap Mukti Ali. 

Untuk Paskibra, lanjut Mukti ada 27 orang yang bertugas. Upacara bendera akan dimulai pukul 07.30 WIB dan pada pukul 10.00 akan menonton detik-detik proklamasi melalui televisi di kantor OPD masing-masing. 

Sengaja Pemkab mengkonsep kegiatan upacara bendera minimalis karena Deliserdang berada pada level 3 masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). (dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved