Breaking News:

Penangkapan Terduga Teroris di Sumut

Camat Binjai Utara Bilang Terduga Teroris yang Ditangkap Densus Seorang Guru

Seorang terduga teroris yang diamankan petugas Densus 88 Antiteror Mabes Polri ternyata seorang guru

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
HO
Tim Densus 88 Antiteror bersama Polda Sumut saat melakukan penggeledahan di rumah seorang terduga teroris bernama Dudi Iskandar (44) warga Jalan Kol Yos Sudarso, Gang Aisyah, Lingkungan IX Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara.   

TRIBUN MEDAN.COM,BINJAI- Camat Binjai Utara Ardi Rivanto mengatakan, Dudi Iskandar terduga teroris yang diamankan Densus 88 Antiteror Mabes Polri bekerja sebagai guru. 

Namun, Ardi belum dapat menjelaskan secara detail, Dudi mengajar di sekolah mana.

"Kalau aku lihat dari Kartu Keluarga, dia bekerja sebagai guru, tapi aku enggak tahu dia guru dimana," kata Ardi, Jumat (13/8/2021). 

Baca juga: Tangkap Terduga Teroris, Densus 88 Amankan dan Bawa Hp Rusak Dari Rumah Pelaku Usai Menggeledah

Disinggung apakah Dudi merupakan pendatang dari luar ke Kota Binjai, Ardi tidak mengetahui secara jelas. 

"Kalau saya enggak tahu kali, karena banyak warga yang tidak saya hafal satu persatu," ucapnya. 

Ardi juga tidak mengetahui secara detail, bagaimana Dudi dengan para tetangga sekitar rumahnya. 

Tim Densus 88 Antiteror bersama Polda Sumut mengamankan seorang terduga teroris bernama Dudi Iskandar (44) warga Jalan Kol Yos Sudarso, Gang Aisyah, Lingkungan IX Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara.

Baca juga: Kepling Beberkan Kronologis Penangkapan Terduga Teroris di Rumah Mertuanya

Dudi Iskandar merupakan seorang guru disalah satu sekolah di Kota Binjai. Ia diamankan, lantaran diduga berkaitan dengan Kotak Amal Laz Aba di Kota Binjai.

Usai diamankan Panglong dekat kediamannya, Dudi langsung diboyong petugas ke rumahnya, guna melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. 

Diduga penangkapan Dudi ini, hasil dari pengembangan penangkapan yang dilakukan Densus 88 di Tanjung Balai. 

Berdasarkan informasi yang diterima www.tribun-medan.com, dalam penggeledahan yang dilakukan dikediaman Dudi Iskandar, personel Densus 88 berhasil menemukan beberapa barang bukti. 

Baca juga: Kepala Dusun Ungkap Fakta Penangkapan Terduga Teroris Pekerja Toko Sparepart

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah, tujuh buku berjudul Zionis dan Syiah, Suara Syam, Mewaspadai penyimpangan Neo Murji"ah, Membongkar kesesatan Gafatar, Sehat dan Kaya dengan sedekah (3 buku).

Kemudian, tim juga menemukan barang bukti lain, yakni Buku Tabungan Bank Mandiri Syariah, ATM Bank Mandiri Syariah, Kartu NPWP, dua unit ponsel.

Lalu, Sertifikat Wakaf Tunai Program Sejuta Donatur untuk Ponpes Tahfiz Alquran Al Huda Gratis,1 berkas Copy bertuliskan Arab, 1 KTP, 1 Lembar Foto Copy KTP atasnama Dudi Iskandar, 1 Kartu Umroh dan Haji Plus (Tawassu) dan 1 Kartu BSM.

Ardi mengatakan, setelah salat Jumat, Densus 88 langsung memboyong Dudi dari kediamannya. Saat ditanya, kemana Dudi dibawa, Ardi belum mengetahuinya.(wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved