Breaking News:

Jaksa Penjarakan Mantan Kepala UPT Jalan Pemprov Sumut, Namun Tersangka Lain Berkeliaran di Jakarta

Kejari Langkat untuk saat ini menjebloskan mantan Kepala UPT Jalan dan Jembatan Binjai-Langkat Dirwansyah

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/SATIA
Kajari Langkat Muttaqin Harahap saat memberi keterangan terkait penetapan tersangka mantan pejabat Pemprov Sumut, Rabu (21/7/2021).(TRIBUN MEDAN/SATIA) 

TRIBUN MEDAN.COM,BINJAI- Kejaksaan Negeri Langkat mulai hari ini, Jumat (13/8/2021) memenjarakan mantan Kepala UPT Jalan dan Jembatan Binjai-Langkat Dirwansyah. 

Dirwansyah akan dipenjara selama 20 hari kedepan, guna melakukan pemeriksaan lebih intensif oleh penyidik. 

"Dia (Dirwansyah) kita lakukan penahanan selama 20 hari kedepan di Rutan Binjai dengan pertimbangan subyektif dan obyektif sesuai dengan ketentuan KUHAP," kata Kasi Intel Kejari Langkat, Boy Amali. 

Ia mengatakan, pada pemeriksaan tahap ke empat, hanya dua tersangka yang datang, sedangkan sisinya tidak hadir. 

Baca juga: Arung Jeram Sungai Bingei, Lokasi Wisata di Langkat yang Memacu Adrenalin

"Pemeriksaan terhadap ke 4 tersangka, namun yang hadir untuk pemeriksaan hanya Dirwansyah dan Bendaharanya T Sahri," ucapnya.

Sementara dua tersangka lainnya, yakni Agus Suti selaku PPTK berhalangan karena sakit.

Mantan Kadis BMBK Efendi Pohan masih berkeliaran dengan alasan tugas ke Jakarta.

"Agus Suti tidak dapat hadir berdasarkan surat keterangan opname dari rumah sakit umum Bidadari Binjai yang menyatakan sedang dalam perawatan. Efendi Pohan berdasarkan surat dari kuasa hukumnya, yang bersangkutan sedang tugas di Jakarta. Untuk selanjutnya akan kami jadwalkan ulang pemeriksaannya sebagai tersangka minggu depan," ungkapnya.

Baca juga: Usai Rakor bersama Edy Rahmayadi, Pemkab Langkat akan Bergerak Cepat Atasi Covid-19

Diketahui, keempat orang ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemeliharaan jalan di Kabupaten Langkat, pada tahun anggaran 2019- 2020.

Temuan kasus ini bermula dari adanya perubahan Daftar Pengguna Anggaran (DPA) tahun 2020, senilai Rp 4,4 miliar menjadi Rp 2,4 miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved