Breaking News:

KEJARI Langkat Jadwal Ulang Pemanggilan atas Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Perbaikan Jalan

Ia mengatakan, dari empat tersangka, dua di antaranya berhalangan hadir, karena punya alasan yang jelas kepada penyidik.

Penulis: Satia | Editor: Randy P.F Hutagaol
Ilustrasi - Dugaan Korupsi 

TRIBUN MEDAN.com, STABAT - Kejaksaan Negeri Kabupaten Langkat akan menjadwalkan ulang pemanggilan tehadap dua tersangka dugaan korupsi pemeliharaan jalan pada UPT Jalan Binjai-Langkat.

Pemanggilan dilakukan, guna pemeriksaan dan kelengkapan data penyidik terkait dugaan korupsi tersebut.

"Dua orang lainnya akan dipanggil pada Minggu depan," kata Kasi Intel Kejari Langkat Boy Amali, melalui sambungan telepon genggam, Sabtu (14/8/2021).

Ia mengatakan, dari empat tersangka, dua di antaranya berhalangan hadir, karena punya alasan yang jelas kepada penyidik.

"Dua itu sakit, sementara Kepala Dinas masih ada kegiatan tugas di luar kota," katanya.

Sebelumnya, Jaksa telah manahan
mantan Kepala UPT Jalan dan Jembatan Binjai-Langkat Dirwansyah, selama 20 hari kedepan.

"Dia (Dirwansyah) kita lakukan penahanan selama 20 hari kedepan di Rutan Binjai dengan pertimbangan subyektif dan obyektif sesuai dengan ketentuan KUHAP," kata Kasi Intel Kejari Langkat, Boy Amali.

Ia mengatakan, pada pemeriksaan tahap ke empat, hanya dua tersangka yang datang, sedangkan sisinya tidak hadir.

"Pemeriksaan terhadap ke 4 tersangka, namun yang hadir untuk pemeriksaan hanya Dirwansyah dan Bendaharanya T Sahri," ucapnya.

Sementara dua tersangka lainnya, kata Boy, yakni Agus Suti selaku PPTK berhalangan karena sakit dan mantan Kadis BMBK Efendi Pohan tidak dapat hadir dengan alasan sedang tugas ke Jakarta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved