Breaking News:

Polres Binjai Bantah Adanya Kericuhan di GOR Saat Vaksinasi Tahap Pertama

Melalui imbauan Polres Binjai yang mendapatkan vaksin adalah masyarakat, bukan murid Sekolah Menegah Atas (SMA).

Penulis: Satia | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/WEN SATIA
Ratusan warga protes saat akan menjalani vaksinasi tahap pertama di Gedung GOR, Jalan Jambi, Kota Binjai, Sabtu (14/78/2021). (TRIBUN MEDAN/WEN SATIA) 

TRIBUN MEDAN.com, BINJAI - Kasubag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting angkat bicara menyoal kerumunan yang berujung ricuh, saat vaksinasi tahap pertama di GOR, Jalan Jambi, Sabtu (14/8/2021).

Menurutnya, tidak ada kericuhan yang terjadi di lokasi itu. Hanya saja, terjadi miss komunikasi antara Polsek Binjai Selatan kepada masyarakat.

Melalui imbauan Polres Binjai yang mendapatkan vaksin adalah masyarakat, bukan murid Sekolah Menegah Atas (SMA).

"Hanya miss komunikasi, tidak ada sampai keributan, di mana Polsek Binjai Selatan salah memberitahukan kepada masyarakat. Mereka malah bilang anak SMA juga divaksin, padahal belum masuk tahap anak sekolah," kata dia, melalui sambungan telepon genggam, Sabtu (14/8/2021).

Karena kejadian itu, pihaknya juga sudah meminta kepada yang belum masuk tahap vaksinasi, pulang ke rumah.

"Kita sudah juga meminta kepada mereka untuk pulang dan tidak berkerumun di sana," ujarnya.

Siswanto mengatakan, pihak Polres dalam hal ini sebagai pelaksana atau vaksinator, dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Dalam rangka HUT Indonesia, kita laksanakan vaksin kepada warga yang belum divaksin," ucapnya.

Sementara itu, Eka warga Kota Binjai mengaku kecewa dengan pelayanan vaksin kali ini.

"Kecewa dengan vaksin kali ini. Mertua saya menunggu dua jam dan akhirnya memilih untuk pulang ke rumah," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved