Breaking News:

Rapidin Simbolon Pimpin PDIP Sumut, Rismawati Simarmata: Selamat Lah Yah

Bekas kader PDI Perjuangan Rismawati Simarmata terkejut saat mendapatkan kabar terpilihnya Rapidin Simbolon sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut. 

HO / Tribun Medan
Rapidin Simbolon dan Rismawati Simarmata 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Bekas kader PDI Perjuangan Rismawati Simarmata terkejut saat mendapatkan kabar terpilihnya Rapidin Simbolon sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut. 

Rismawati yang sebelumnya dipecat dari kader PDI Perjuangan sehingga mengharuskannya meninggalkan kursi DPRD Samosir 2019-2024 ditengarai kalahnya Rapidin Simbolon di Pilkada Samosir. 

Ia mengaku terkejut dengan terpilihnya Rapidin Simbolon sebagai ketua partai PDIP di Sumut, namun ia juga mengucapkan selamat.

"Aku baru dengar, karena lagi bersama keluarga. Jadi enggak buka berita. Selamat lah yah," ujarnya kepada tribunmedan.com, Sabtu (14/8/2021).

Rismawati pun mengaku kaget dengan pemilihan Rapidin Simbolon jadi Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut. "Kaget dong pasti. Yang lain-lain saya tidak tahu makanya ucapannnya yang baik saja, selamat saja," tambahnya.

Saat ditanyakan kenapa ia tak tahu terkait terpilihnya Rapidin, Rismawati menyebutkan dirinya tak diundang rapat kerja khusus (rakerjasus) PDIP yang dilakukan virtual tersebut. 

Kata Rismawati dirinya pernah bekerjasama dengan Rapidin saat menjabat sebagai Ketua DPRD Samosir periode 2014-2019 dan Rapidin sebagai bupati terpilih.

"Jadi kami hanya ketemu ketika sama-sama dia mencalonkan menjadi Bupati (Samosir) periode pertama 2014-2019, saya baru ketemu disitu aja. Jadi ketika sama-sama saya ketua DPRD bapak itu Bupati. Sama-sama periodenya waktu itu," tuturnya. 

Wanita kelahiran Jakarta, 5 Agustus 1963 ini menyebutkan bahwa dirinya juga tak menahu sejak kapan pastinya Rapidin telah menjadi kader banteng sehingga bisa dipilih menjadi ketua DPD. 

"Aku juga kurang tahu seniornya bagaimana bapak itu ya, seberapa jauhnya dia menjadi kader, jujur saya kurang tahu. Karena saya memang kalau kader itu datanya adakan, kaderisasinya saya kurang tahu," tuturnya. 

Baginya, pemimpin yang sebelumnya Djarot Saiful Hidayat adalah sosok yang yang mengayomi kader. 

"Karena biasanya, yang sebelumnya pak Djarot itukan pokoknya ngemong banget kita-kita kader jadi memperhatikan kader walaupaun dia bisa marah, juga merangkul kita semua itu aja. Karena pada dasarnya merangkul itulah yag penting dalam kaderisasi," bebernya.

Saat ini Rismawati menjelaskan terkait pemecatan dirinya yang tertuang dalam SK DPP PDIP No 84/KPTS/DPP?II/2020, tertanggal 25 Februari 2021 akan melakukan kasasi ke Mahkamah Agung. 

Serta telah mengirimkan gugatan ke Mahkamah Partai PDI Perjuangan.

(vic/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved