Breaking News:

Pemkab Langkat Perpanjangan Larangan Warga Buat Acara Hajatan serta Menutupan Objek Wisata

PEMERINTAH Kabupaten Langkat melarang acara hajatan serta menutup objek wisata di wilayah Kabupaten Langkat.

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Pemerintah Kabupaten Langkat menggelar rapat penutupan acara hajatan dan penutupan tempat wisata. 

TRIBUN-MEDAN.COM, STABAT - PEMERINTAH Kabupaten Langkat melarang acara hajatan serta menutup objek wisata di wilayah Kabupaten Langkat. Diperpanjangnya penutupan itu dikarenakan adanya kenaikan level PPKM. 

"Pelarangan hajatan dan penutupan objek wisata masih berlaku," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, dr H Indra Salahuddin di Ruang Rapat Sekda Kantor Bupati Langkat, Stabat

Ia menambahkan, pelarangan acara hajatan serta menutupan objek wisata dikarenakan level PPKM Covid-19 berada dilevel-3. Naik dari sebelumnya dilevel-2. Dan, zona merah berada di empat kecamatan yakni Kecamatan Sei Lepan, Kuala, Babalan, Hinai dan Kecamatan Stabat

"Pelarangan hajatan dan penutupan objek wisata diperpanjang sampai waktu belum ditentukan," katanya. 

Ia menyampaikan, para pengusaha dan pelaku wisata akan dikumpulkan untuk melakukan sosialisasi dalam pencegahan Covid-19. 

Baca juga: KEJARI Langkat Jadwal Ulang Pemanggilan atas Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Perbaikan Jalan

Baca juga: Pelatihan Aplikasi Simerak, Pemkab Langkat Luncurkan Aplikasi yang Berguna untuk Masyarakat

Baca juga: UISU-Pemkab Langkat Gagas Laboratorium Sosial Pertama di Sumut

Sedangkan, Kapolres Langkat, AKBP Danu Pamungkas Totok turut hadir pada rapat tersebut. Jadi, ia berkomitmen untuk mendirikan pos penyekatan di Tugu Keris yang merupakan perbatasan Kecamatan Stabat dengan Kota Binjai. 

Kemudian, penyekatan di Kecamatan Kuala tepatnya di Tugu Durian Mulok perbatasan antara Kecamatan Selesai dan Kuala. Selain itu, pendirian Pos Pembatasan di Desa Sei Karang Kecamatan Stabat. Dan, perbatasan Aceh - Sumut, Posnya di Kecamatan Besitang.

"Pos ini untuk mengurangi masuknya warga luar Langkat. Sebab banyaknya penyumbang Covid-19 dari luar Langkat yang berkunjung di Langkat, khususnya objek-objek wisata.  Rakor ini, dihadiri para anggota Tim Satgas COVID-19 Kabupaten Langkat," ujarnya. 

Sebelumnya, Sekda menghadiri rapat penertiban barang milik daerah di Provsu melalui Vidcon, dari Ruang LCC Kantor Bupati Langkat. Turut mendampingi Sekda, Inspektur, H. Amril,  Kabag Hukum Alimat Tarigan, Plt. Kadis PU PR H.Sujarno, Kabid Pengembangan Perumahan dan Permukiman Dinas PKP, Retti Yanti.

(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved