Breaking News:

23 Paskibraka Kabupaten Langkat Positif Covid-19, Upacara 17 Agustus Tetap Berlangsung

Diketahui, 23 Paskibraka tertular Covid-19 dari empat orang saat menjalani latihan bersama. 

Penulis: Satia | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) melaksanakan pengibaran bendera saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-74 Tahun 2019, di Lapangan Merdeka, Medan, Sabtu (17/8/2019). Upacara yang berlangsung tersebut dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI sekaligus mengenang perjuangan para pahlawan. 

TRIBUN MEDAN.COM, STABAT - Pemerintah Kabupaten Langkat tetap melaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih jelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, walupun 23 Paskibraka terpapar Covid-19. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat Saiful Abdi mengatakan, puluhan orang yang dinyatakan positif dalam kondisi sehat, namun tetap dipantau Satgas Penanganan Covid-19. 

"Mereka (23 Paskibraka) sehat, enggak ada demam, enggak ada batuk, enggak ada pilek, enggak ada dampak yang timbulkan.

Tapi mereka antigen positif. Padahal peserta sangat ketat prosesnya, tapi mungkin kecapekan, dan kurang tidur," kata dia, Senin (16/8/2021). 

Diketahui, 23 Paskibraka tertular Covid-19 dari empat orang saat menjalani latihan bersama. 

Baca juga: Seakan Benarkan Isu Punya Wanita Lain, Raffi Ahmad Ungkap Nagita Pernah Pergoki Isi Chatnya di HP

"Dari awal ketika mereka dinyatakan lolos dan masuk karantina, ada empat orang yang positif setelah diswab antigen," kata Saiful. 

Ia mengatakan, setelah mengetahui empat orang positif Covid-19, berdasarkan pemeriksaan Antigen, langsung diminta untuk isolasi mandiri. Keempat itu, lanjutnya juga sudah dicadangkan sementara. 

Namun, Satgas Covid-19 Kabupaten Langkat juga melakukan pemeriksaan kepada Paskibraka yang lain, dan mendapatkan puluhan orang terpapar. 

"Seiring waktu berjalan lebih kurang seminggu, kita mau pastikan jangan nanti di hari H mereka ada yang terpapar Covid-19, maka kita Antigen. Dan itulah hasilnya, 23 orang terpapar," ungkapnya.  

Saiful mengatakan, puluhan Paskibraka yang terpapar wabah tetap menjalani latihan secara daring, sembari isolasi mandiri di rumah.

Berdasarkan instruksi Bupati Kabupaten Langkat, kata dia Upacara 17 Agustus tetap dilaksanakan. 

Baca juga: Bobby Nasution Ultimatum Para Mafia Tes PCR Covid-19: Jangan Main-main dengan Harga

"Dan mereka mengikuti pelatihan dengan secara virtual zoom. Mereka nanti di hari H tetap mengikuti kegiatan melalui virtual zoom," ujarnya. 

Selanjutnya, ia mengatakan, puluhan orang yang terpapar tidak ikut dalam barisan, melainkan mengikuti kegiatan secara virtual. 

"Kegiatan tetap berjalan sebagaimana layaknya pengibar bendera," ujarnya.

(wen/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved