Breaking News:

Istri Bupati Deliserdang Jadi Pemateri di Talk Show Pekan ASI Sedunia, Berikut Penjelasannya

Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang Hj. Yunita Ashari Tambunan menjadi narasumber pada kegiatan Talk Show untuk memeriahkan Pekan ASI Sedunia

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang Hj Yunita Ashari Tambunan menjadi narasumber pada kegiatan talkshow untuk memeriahkan Pekan ASI Sedunia Tahun 2021. Kegiatan talk show ini diselenggarakan oleh RSUD Deli Serdang bekerjasama dengan Dinas Kominfo Deli Serdang, bertempat di Radio DSB 93.8 FM. 

TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM - Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang Hj. Yunita Ashari Tambunan menjadi narasumber pada kegiatan Talk Show untuk memeriahkan Pekan ASI Sedunia Tahun 2021. Kegiatan Talk Show ini diselenggarakan oleh RSUD Deli Serdang bekerjasama dengan Dinas Kominfo Deli Serdang, bertempat di Radio DSB 93.8 FM. 

Hadir juga pada acara Talk show yang diselenggarakan secara On Air ini , Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang Hj. Sri Pepeni Yusuf Siregar, dr. Hj. Juliana M. Ked (Ped), Sp.A , Moderator Roida Hutasoit, SKM , anggota Pokja IV, Sekretaris Diskominfo Safii Sihombing, S.I.P., M.A.P.

Lalu, Kabid Komunikasi Publik Diskominfo Deli Serdang Hermina Oktria Br. Damanik SE beserta jajaran Diskominfo Deli Serdang. Talk Show yang diselenggarakan untuk memeriahkan Pekan ASI Sedunia Tahun 2021 ini  mengambil tema “Protect Breastfeeding : A shared Responsibility (Perlindungan ibu Menyusui Tanggung Jawab Kita Bersama) “.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Deli Serdang Hj. Yunita Ashari Tambunan menyampaikan selamat Hari Pekan ASI Sedunia Tahun 2021

"Saya memberitahukan dan mengajak kepada kader-kader PKK, posyandu, Kader BKB dan Dasawisma bahwa program pemberian ASI ini berkesinambungan. Sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan sumber daya masyarakat, TP PKK mengajak masyarakat dari tingkat desa, kecamatan dan kabupaten," ujarnya. 

Ia menambahkan, menyusui bagi ibu yang baru saja melahirkan sangat besar manfaatnya. Sebaiknya ibu-ibu, sejak pernikahan sudah dibekali pengetahuan sampai pada proses kehamilan. 

"Masa pemberian ASI pun kita sudah mengetahui bahwa Kualitas ASI tergantung dari kesehatan jasmani dan Rohani seorang ibu. Yang saya ketahui, kalau tingkat stres seorang Ibu meninggi bisa membuat kualitas dan Produksi ASI terganggu," katanya. 

Selain itu, kata dia, demi mendukung pemberian ASI bagi anak, program Gerakan Hatinya PKK yaitu Pemanfaatan perkarangan. Nutrisi bisa diambil dari pemanfaatan perkarangan, bukan hanya dari obat-obatan. Selain itu, Program Khusus PKK Deli serdang yang lain dalam mendukung pemberian ASI bagi anak di antaranya kampanye 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan). 

"Dimana di dalamnya termasuk pemberian ASI eksklusif, kampanye IMD (inisiasi menyusui dini) di posyandu dan TaBuLin ( Tabungan Ibu Bersalin) , Untuk mendukung kesiapan finansial bagi Ibu setetlah bersalin agar dapat menunjang mendapatkan makanan bergizi untuk Ibu menyusui," ujarnya. 

Adapun bentuk dukungan yang dapat dilakukan ayah ( Suami) dalam mendukung Ibu menyusui di antaranya menjamin ketersediaan makanan bergizi bagi Ibu menyusui. Selanjutnya, membantu mengurus bayi dan berbagai permasalahan selama menyusui, menjaga kondisi psikologis ibu tetap bekerja dan tidak tertekan

Apalagi Ibu menyusui sering menghadapi masa-masa sulit selama menyusui, bahkan tidak sedikit yang mengalami Syndrome Baby Blues.

"Inilah yang menjadi peran PKK, bagaimana memberdayakan potensi yang dimiliki untuk mengubah pola pikir masyarakat agar dapat mendukung pemberian ASI Eksklusif bagi bayi 6 bulan dan menyusui hingga usia anak 2 tahun," ungkapnya. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved