Breaking News:

Update Covid 19 di Siantar

PPKM Level 4 Siantar, 700 Petugas Gabungan Diturunkan untuk Cegah Menyebar Luasnya Covid 19

Apel Luar Biasa Bersama Satgas Covid-19 Dalam Rangka Penanganan PPKM Level IV di Kota Pematangsiantar digelar di Lapangan Merdeka, Senin (16/8/2021)

Penulis: Alija Magribi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ALIJA
Apel Luar Biasa Bersama Satgas Covid-19 Dalam Rangka Penanganan PPKM Level IV di Kota Pematangsiantar digelar di Lapangan Merdeka, Senin (16/8/2021). (TRIBUN MEDAN/ALIJA) 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Apel Luar Biasa Bersama Satgas Covid-19 Dalam Rangka Penanganan PPKM Level IV di Kota Pematangsiantar digelar di Lapangan Merdeka, Senin (16/8/2021) sore.

Sejumlah petugas dari unsur TNI-Polri dan ASN Pemko Pematangsiantar turut hadir untuk diberi pengarahan.

Komandan Korem (Danrem) 022/Pantai Timur (PT) Kolonel (Inf) Parlindungan Hutagalung yang memimpin apel meminta para petugas yang terlibat dalam penanganan Covid-19 agar bekerja maksimal.

"Penyekatan di titik utama maupun titik sekunder wajib dilaksanakan. Kemudian dilaksanakan testing, tracing dan treatment, pelaksanaan Isolasi Terpadu, ketersediaan BOR rumah sakit dan serbuan vaksinasi," imbau Danrem dalam pidatonya.

Lebih lanjut, dalam wawancara dengan awak media, Danrem mengatakan kekuatan Satgas Covid-19 dalam PPKM Level IV di Siantar setara satu batalyon.

Para petugas yang tergabung memiliki peran dan fungsinya masing-masing.

"Spesifikasi tentunya yang pertama bagian yustisi seperti Denpom, Polisi, Satpol-PP. Kemudian petugas lapangan (penyekatan) dari Yonif 126/KC,Korem, Kodim, Polres dan Satpol-PP. Spesifikasi kesehatan ada dari OPD dan. Dishub untuk membantu masalah pengalihan lalulintas," kata Danrem.

Danrem menekankan bahwa penanganan Covid-19 ini sangat penting.

Sehingga peran para petugas selain menjalankan tanggung jawab seperti yang disampaikan, namun tetap diiringi dengan jiwa humanis dan rasa edukasi.

Selanjutnya para petugas diminta melaporkan perkembangan situasi di lapangan secara berkesinambungan dan meng-update data.

"Jumlah petugas ini 500 - 700 orang. Untuk antisipasi kita beri sif-sif atau waktu per waktu," ujar Kapenrem.

(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved