REMAJA 16 Tahun Hanyut saat Berenang di Sungai Bingei Binjai
Kejadian bermula saat tujuh remaja sedang berwisata ke lokasi tersebut. Selepas makan siang, ketujuh remaja tersebut turun ke sungai.
Penulis: Satia | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN.com, BINJAI - Seorang remaja dinyatakan hilang setelah bermain air di Sungai Bingei (Pantai SB), Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Minggu (16/8/2021).
Adapun remaja tersebut diketahui bernama M Risky Setia Ramadan (16), warga Jalan Yos sudarso Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.
Kejadian bermula saat tujuh remaja sedang berwisata ke lokasi tersebut.
Selepas makan siang, ketujuh remaja tersebut turun ke sungai untuk bermain air.
Saat itu, Risky Setia Ramadan bersama dengan temannya akan menyeberang ke sisi sungai.
Karena tidak sanggup untuk melawan arus, Risky hanyut dan hingga kini belum ditemukan.
"Ada tujuh anak laki laki yang berwisata, berniat mandi-mandi. Setelah makan siang mereka kembali turun ke sungai untuk menyeberangi sungai. 1 di antara 7 orang tersebut hanyut dikarenakan tidak sanggup menyeberangi sungai tersebut dan akhirnya terbawa arus," kata Plt Kepala BPBD Kota Binjai Dian Ampera, Senin (16/8/2021).
Ia mengatakan, pihaknya menurunkan 25 personel dan Danru PB, satu perahu mesin (fiber) dan satu perahu karet beserta perlengkapan, untuk mencari jasad korban.
"Setelah mendapatkan info, tim langsung ke lokasi guna mencari keberadaan jasad korban," jelasnya.
Dian mengatakan, dua posko telah didirikan untuk mendapatkan informasi dari warga, mengenai keberadaan jasad korban.
"BPBD Binjai membuat 2 titik posko pencarian yang disebar Pantai SB /Lokasi Awal (posko1), & Bendungan PDAM (Posko2)," katanya.
Setelah dua hari dinyatakan hilang, Pemkot Binjai berkoordinasi dengan BPBD Kabupten Langkat dan Basarnas untuk bersama-sama mencari keberadaan jasad korban yang belum ditemukan.
Selain itu, kata dia warga setempat juga dilibatkan untuk membantu petugas mencari keberadaan jasad.
"Hingga saat ini di hari kedua upaya pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD Binjai, BPBD Langkat, Basarnas dan warga juga membantu dalam pencarian korban tersebut," jelasnya.
(wen/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/petugas-bpbd-kota-binjai-masih-melakukan-pencarian-jasad-risky-setia-ramadan.jpg)