Breaking News:

Bertemu Tokoh Agama, Masyarakat dan FKDM Deliserdang, Wakil Bupati Yusuf Siregar Bahas Covid-19

Wakil Bupati Deli Serdang H M Ali Yusuf Siregar membuka pertemuan dengan perwakilan tokoh Agama, Masyarakat dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Wakil Bupati Deliserdang Yusuf Siregar Bertemu Tokoh Masyarakat dan Agama. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wakil Bupati Deli Serdang H M Ali Yusuf Siregar membuka pertemuan dengan perwakilan tokoh Agama, Masyarakat dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) se Kabupaten Deli Serdang yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Deli Serdang di Aula Thong’s Inn Hotel Kecamatan Beringin. 

Hadir mewakili Kepala OPD Terkait, perwakilan tokoh agama ,masyarakat dan ormas keagamaan se Kabupaten Deli Serdang, para Ketua FKDM Kecamatan se Deli Serdang

Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar pada pertemuan ini mengatakan tokoh agama, tokoh masyarakat dan FKDM se Kabupaten Deli Serdang memiliki peran penting menyampaikan informasi tentang bahaya Covid-19 kepada masyarakat.

Berbicara tentang pandemi Covid-19 yang sudah berjalan kurang lebih 1,5 tahun untuk Kabupaten Deli Serdang yang sudah meninggal dunia akibat Covid-19 kurang lebih 456 orang. Menurut Wabup, jumlah ini kecil jika dibandingkan dengan penduduk Kabupaten Deli Serdang kurang lebih 2 juta, namun jika meninggal karena Covid-19 jumlah ini banyak.”Jelas Wabup

“Justru karena itu, tanggung jawab berkaitan dengan virus corona ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi tanggungjawab bersama. Pemerintah sudah memberlakukan beberapa cara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terakhir PPKM dilaksanakan bahkan diperpanjang sampai tanggal 23 Agustus 2021. Bapak Bupati sudah mengeluarkan Instruksi Nomor 440/2697 pada tanggal 10 Agustus 2021 tentang PPKM Level 3 dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 ditingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019," tegas Wabup.

Ia sangat menyayangkan masih banyak masyarakat yang menganggap tidak ada virus corona. Hal ini harus disampaikan bagaimana caranya agar masyarakat mengerti apa sebenarnya tujuan pemerintah. Jangan ada anggapan pemerintah mempunyai peraturan yang katanya untuk menghancurkan ekonomi dan lain sebagianya, hal itu tidak ada.

Wabup juga menegaskan bahwa pemerintah tidak mungkin mau menghancurkan rakyatnya sendiri, tetapi karena ada informasi yang tidak benar sehingga masyarakat menerima apa yang disampaikan bersifat negatif tadi sehingga apa yang kita harapkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini tidak bisa terlaksana. Inilah salah satu tujuan menyamakan persepsi kita bagaimana menyampaikan kepada masyarakat agar mengerti.

"Mengapa masyarakat berat hati menggunakan masker ? padahal ini salah satu cara yang efektif untuk menghindarkan agar tidak terkena virus corona. Kalau ini bisa kita lakukan mudah-mudahan tidak terkena virus corona," ujarnya. 

Sebelumnya, Kaban Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Deli Serdang Haris Binar Ginting dalam sambutannya pertemuan ini digelar untuk membahas isu aktual yang saat ini sedang melanda Kabupaten Deli Serdang yang berkembang di tengah-tengah masyarakat salah satunya terkait PPKM sekaligus pencegahan penyebaran Covid-19 yang menghantui kehidupan masyarakat.

(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved