Breaking News:

Banjir di Asahan

BNPB Wanti-wanti Warga di Asahan Soal Banjir Susulan, Cuaca Buruk Bakal Terus Terjadi

18 Desa di 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten Asahan terendam banjir pada Senin (16/8/2021) hingga Selasa (17/8/2021).

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
HO
Sejumlah warga bersama petugas BPBD Asahan memasang tanggul penahan banjir, Senin (16/8/2021). Ada ribuan warga terdampak banjir di 18 desa dan 11 kecamatan.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,ASAHAN-Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) mewanti-wanti warga Kabupaten Asahan, Sumatera Utara terhadap adanya kemungkinan banjir susulan.

Menurut informasi yang disampaikan Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari di grup What'sApp Medkom Bencana-1, kemungkinan sejumlah wilayah di Kabupaten Asahan akan dilanda cuaca buruk.

Dari laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca buruk masih akan terjadi hari ini, Selasa (17/8/2021) hingga Rabu (18/8/2021) nanti.

Banjir merendam 18 desa di 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Asahan, Senin (16/8/2021). Ada ribuan jiwa terdampak banjir.(HO)
Banjir merendam 18 desa di 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Asahan, Senin (16/8/2021). Ada ribuan jiwa terdampak banjir.(HO) (HO)

"Sebagian wilayah kecamatan terdampak banjir di Kabupaten Asahan terpantau berpotensi hujan ringan hingga sedang. Menyikapi kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Asahan telah mengimbau warga untuk tetap siaga dan berpindah lokasi aman apabila tinggi muka air terus naik," kata Abdul Muhari, Selasa.

Abdul menjelaskan, banjir yang terjadi di Kabupaten Asahan ini bukan cuma karena curah hujan yang begitu tinggi, tapi juga karena sedimentasi daerah aliran sungai.

"Pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan menyebutkan genangan banjir di Desa Sei Silau Tua, Sei Silau Barat dan Karya Ambalutu telah surut," kata Abdul.

Baca juga: RIBUAN WARGA Asahan Terkepung Banjir, 18 Desa di 11 Kecamatan Tenggelam

Sedangkan di desa lain, seperti Desa Sei Alim Hassak, juga berangsur-angsur surut.

BPBD memperkirakan genangan akan surut pada malam hari.

Namun demikian, analisis BPBD mencatat bahaya banjir tetap berpotensi apabila hujan turun di Desa Sei Alim Hassak.

"Genangan banjir juga berangsur surut di Desa Tanah Rakyat, Sei Dadap I/II, Tanjung Alam, Sei Kamah Baru, Bahung Sibatu-batu, Terusan Tengah, Rawang Lama, Rawang Pasar IV dan Hessa Air Genting. Desa-desa itu tersebar di sejumlah kecamatan terdampak banjir," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved