Breaking News:

Dosen Universitas Nommensen Ini Menyanjung Kebijakan Isolasi Lingkungan Pemko Medan, Ini Alasannya

Dosen Universitas HKBP Nommensen dr Okto P.E. Marpaung M Biomed menyanjung kebijakan Wali Kota Medan, Bobby Nasution perihal isolasi lingkungan.

Editor: jefrisusetio
TRIBUN MEDAN/ FREDY
Petugas kepolisian yang berada di pos penyekatan di Jalan Karya Wisata Medan Johor melakukan penyekatan. Setiap warga harus memutar balik kendaraan karena di wilayah tersebut sedang diberlakukan isolasi lingkungan karena banyak warganya yang terpapar Covid-19, Rabu (11/8/2021) sore. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Dosen Universitas HKBP Nommensen dr Okto P.E. Marpaung M Biomed menyanjung kebijakan Wali Kota Medan, Bobby Nasution perihal isolasi lingkungan. Sebab, kebijakan isolasi lingkungan cukup tepat untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. 

"Isolasi lingkungan ini dapat mengurangi interaksi dan mobilitas dengan orang-orang di luar lingkungan zona merah tersebut. Dengan isolasi lingkungan, virus Covid-19 yang menjangkiti warga di satu lingkungan dicegah menyebar ke lingkungan-lingkungan lain," ujar Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen

Ia menambahkan, isolasi lingkungan dilakukan karena masyarakat belum menerapkan 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas dan interaksi). Dan, tidak melaksanakan isolasi mandiri dengan baik. 

Baca juga: Usai Upacara Hari Kemerdekaan, Bobby Nasution Dapat Kejutan CSR Ambulans dari Perusahaan

Baca juga: Obat Covid-19 Langka di Medan, Wali Kota Bobby Nasution Minta Tolong ke Menko Perekonomian

Baca juga: INILAH Langkah Bobby Nasution Perangi Covid-19, Sediakan Tempat Isolasi dengan Fasilitas Lengkap

"Penerapan 5M ini dapat menekan penularan Covid-19 di dalam maupun dari luar lingkungan tersebut,"ucapnya kemarin di Medan.

Lebih lanjut, Kepala Departemen Farmakologi dan Terapi Universitas HKBP Nommmensen ini menambahkan, edukasi pentingnya menerapkan 5M kepada masyarakat, baik yang lingkungan diisolasi maupun tidak, harus terus dilakukan.

Selain menumbuhkan kesadaran menerapkan 5M, lanjutnya, kebersamaan warga untuk saling berbagi dalam menghadapi pandemi ini harus terus dibangun.

Dia menekankan, yang juga harus diperhatikan adalah kondisi pasca isolasi.

"Warga yang pernah positif dan sudah sembuh jangan sampai dikucilkan. Jangan sampai Covid-19 yang pernah menjangkiti menjadi stigma yang mengakibatkan hubungan sosial terputus," katanya. 

Upaya Pemko Medan.

Sebelumnya, Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan terus berupaya untuk memutus rantai penularan Covid-19 di Kota Medan. Satu di antaranya, melakukan penanganan dari hulu hingga hilir. 

Adapun upaya yang dilakukannya melakukan mengisolasi lingkungan yang terdapat lima rumah lebih terpapar virus Covid-19. Kekuatan koordinasi dan kebersamaan yang ditekankan Bobby Nasution dalam operasional pemberlakuan isolasi lingkungan ini menjadi langkah efektif dalam mencegah dan mengontrol penyebaran Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved