Breaking News:

KEREN, Desa Kolam Gelar Lomba Hias Dusun, Ada Miniatur Pejuang Hingga Reog Ponorogo

Desa Kolam punya cara tersendiri memaknai kemerdekaan. Pihak desa mengadakan lomba menghias dusun

Penulis: Kartika Sari | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI
Dusun di Desa Kolam, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang dihiasi dengan ornamen reog ponorogo di pintu masuk dusun, Selasa (17/8/2021). Adapun kegiatan ini bagian dari perlombaan menghias dusun.(TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Dalam menyemarakkan HUT RI ke-76, Desa Kolam, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang punya cara unik.

Pihak desa mengadakan lomba hias dusun, Selasa (17/8/2021).

Dari amatan www.tribun-medan.com, tampak pintu masuk sejumlah desa dipasangi gapura, dan adapula yang dipasangi ornamen helikopter. 

Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kolam, Zulkarnain Siregar mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan tahun keempat Desa Kolam mengadakan lomba hias dusun yang diikuti oleh 12 dusun. 

Baca juga: BALAP KARUNG PAKAI HELM Undang Gelak Tawa dalam Lomba Peringatan HUT RI ke-76 di Tengah Covid-19

Sejumlah dusun di Desa Kolam, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang dihias sedemikian rupa agar bisa meraih juara lomba dusun terindah, Selasa (17/8/2021). Lomba hias dusun ini sudah berlangsung selama empat tahun terakhir.(TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI)
Sejumlah dusun di Desa Kolam, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang dihias sedemikian rupa agar bisa meraih juara lomba dusun terindah, Selasa (17/8/2021). Lomba hias dusun ini sudah berlangsung selama empat tahun terakhir.(TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI) (TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI)

"Setiap tahun kebiasaan masyarakat Desa Kolam menyambut kemerdekaan sangat antusias dengan melakukan penghiasan desa dengan pernak pernik kemerdekaan, misalnya ada patung orang lagi megang senjata dan ada juga helikopter," ungkap Zulkarnain.

Dalam lomba hias dusun yang diinisiasi oleh Kades Kolam, Jupri ini memberikan dua kategori lomba, yaitu gapura terbaik dan dusun terbaik.

"Selama empat tahun belakangan ini kita buat lomba yang dinilai dari aspek keindahan, keteraturan. Tahun ini yang mendapat penilaian tertinggi itu yang menampilkan tema-tema Prokes. Jadi tahun ini yang temanya mengajak masyarakat untuk patuhi Prokes dengan mengajak orang pakai masker itu masuk penilaian tinggi," tuturnya.

Bahkan, rutinnya Desa Kolam ini mengajak warga desa untuk mengadakan kegiatan, desa ini pernah meraih juara 1 dan juara 2 se-kecamatan Percut Seituan.

Dikatakan Zulkarnain, lomba menghias desa ini sebagai bentuk penghormatan sederhana kepada para pejuang yang telah membela bangsa.

Baca juga: Pemkab Deliserdang Larang Lomba 17 Agustusan, Jangan Sampai Kades Tandatangani Proposal

"Perlombaan ini sebagai ekspresi warga untuk menunjukkan rasa suka citanya untuk menyambut kemerdekaan. Kemudian mereka ingin menunjukkan pengorbanannya dalam bentuk yang sederhana dan bentuk penghormatan atas yang sudah diperjuangkan oleh para pahlawan, kita ekspresikan dalam bentuk hiasan desa ini," kata Zulkarnain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved