Breaking News:

Pungli di Seibuk debuk

PUNGLI di Sidebuk-debuk Kembali Marak, Pelaku Cuma Ditangkap Lepas Polisi

Aksi pungutan liar (pungli) sejumlah oknum di lokasi wisata Sidebuk-debuk, Kabupaten Karo kembali terjadi dan menimpa wisatawan

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Array A Argus
HO
Korban pungli menunjukkan karcis berkedok retribusi yang diberi oleh pemuda setempat di kawasan wisata Sidebuk-debuk, Berastagi.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,KARO-Pungutan liar (pungli) berkedok retribusi masuk ke lokasi wisata Sidebuk-debuk, Kabupaten Karo kembali terulang.

Untuk kesekian kalinya, ada wisatawan yang mengaku dimintai uang lebih dari sekali oleh pemuda setempat di Desa Doulu Kecamatan Berastagi, dan Desa Semangat Gunung Kecamatan Merdeka.

Maraknya aksi pungli berkedok pengutipan retribusi ini lantaran polisi dinilai tidak tegas.

Tiap kali kasus baru muncul, pelaku diamankan, tapi dilepas lagi sehingga dianggap tidak menimbulkan efek jera.

Baca juga: 5 Orang Pelaku Pungli Berkedok Retribusi di Pemandian Sidebuk-debuk Ditangkap Polisi

Bupati Karo Cory Sebayang mengakui jika aksi semacam ini yang dapat merusak pariwisata di Kabupaten Karo.

Cory beralasan, pihaknya sampai sekarang masih mencari solusi untuk menyelesaikan masalah ini.

"Sebenarnya ini yang membuat kita sangat prihatin terhadap wisata kita, dimana masih ada pengutipan-pengutipan liar," kata Cory di Kantor Bupati Karo, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Selasa (17/8/2021).

Ditanya lebih lanjut apa langkah konkret Pemkab Karo dalam menuntaskan masalah pungli ini, Cory cuma bilang mereka akan rapat.

"Ini nanti akan segera kita rapatkan dan juga akan segera kita tindak, mudah-mudahan dari pihak Polres Tanahkaro harus bisa menangani itu," katanya.

Baca juga: Makin Marak, Pungli di Pemandian Air Panas Sidebuk-debuk Banyak Pengunjung Kecewa

Diketahui, para oknum yang melakukan pengutipan di dua pintu masuk itu mengandalkan alasan jika pengutipan dilakukan atas dasar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved