Breaking News:

Ratusan ASN Pemko Medan Diambil Sumpah dan Janji, Wali Kota Sampaikan Pesan Ini

Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengambil sumpah dan janji 197 ASN Pemko Medan secara hibrid (luring dan daring) di Ruang Rapat III, kantor wali kota

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengambil sumpah dan janji ratusan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengambil sumpah dan janji 197 ASN Pemko Medan secara hibrid (luring dan daring) di Ruang Rapat III, kantor wali kota. Mereka yang diambil sumpah ini merupakan CPNS pengangkatan 2019 yang ditempatkan di dinas pendidikan, dinas kesehatan, kecamatan, serta BKDPSDM Medan.

Pengambilan sumpah dan janji ini dilanjutkan dengan Penandatangan Berita Acara Pengambilan Sumpah Janji dan pembacaan Teks Pengukuhan ASN oleh Bobby Nasution.

Dalam acara yang turut dihadiri Wakil Wali Kota, H. Aulia Rachman, Sekda  Wiriya Alrahman, Kepala BKDPSDM Medan, Zain Noval secara luring itu, Bobby Nasution mengingatkan  seluruh ASN yang diambil sumpah janjinya menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya, terutama dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat, sehingga kehadiran pemerintah dapat dirasakan.

“Dalam menjalankan tugas, kita harus melepaskan ego pribadi dan sektoral. Semua harus saling berkolaborasi. Bukan untuk kepentingan pribadi, tapi untuk kepentingan masyarakat Kota Medan. Tugas kita adalah melayani bukan dilayani,” kata Bobby Nasution.

Bobby Nasution mengingatkan para ASN agar benar bekerja sesuai dengan peraturanperundangan.

“Hari ini, keluarga kita bangga dapat melihat kita dengan pencapaian yang dimiliki. Maka dari itu, jangan coreng dan kotori kebanggaan itu dengan hal yang tidak baik seperti melakukan pungli dan korupsi. Kebiasaan buruk itu harus dihilangkan,” ungkapnya seraya mengingatkan tiga hal dalam bekerja yakni kolaborasi, perangi pungli dan tidak korupsi.

Bobby Nasution juga berharap seluruh ASN berperan mengajak orang di lingkungan terdekat mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

“ASN harus mampu menjadi agen yang mengajak semua lapisan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. Jika seluruh ASN dapat mengajak lingkungan terdekatnya patuh dan tidak abai prokes,  Insya Allah, Medan dapat keluar dari PPKM Level IV” sebutnya. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved