Breaking News:

Anggota OKP Berkelahi karena Spanduk Hari Kemerdekaan, Tiga Orang jadi Korban Pembacokan

Saat menuju lokasi, petugas berpapasan dengan kelompok anggota PKN yang membawa senjata tajam menuju klinik Puja dekat dengan lokasi kejadian. 

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik
Int
Ilustrasi pembacokan. 

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM - Anggota dari dua kelompok Organisasi Kepemudaan (OKP) bentrok di Jalan Besar Petumbukan, Desa Kelapa Satu, Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang, Selasa (17/8/2021) malam. 

Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka dan harus menjalani perobatan di klinik dan Puskesmas.

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus mengatakan, ada dua orang yang sudah ditangkap dalam kasus ini yakni Firman (29) dan Agung (21). 

Kedua warga Desa Pisang Pala Kecamatan Galang itu merupakan anggota Pemuda Karya Nasional (PKN). 

Keduanya ditangkap karena menguasai senjata tajam dan sempat menyerang anggota Pemuda Pancasila. 

"Barang buktinya sudah kita amankan. Senjata tajamnya lengkap dengan sarungnya. Ada dua senjata tajamnya," ujar Muhammad Fidaus, Rabu, (18/8/2021).

Informasi diperoleh, tawuran dua kelompok itu berawal saat kelompok Pemuda Pancasila memasang spanduk ucapan Dirgahayu Kemerdekaan RI ke 76 di simpang Rumah Sakit Desa Pisang Pala.

Pada saat kelompok Pemuda Pancasila memasang spanduk tersebut, kelompok PKN tidak terima dan terjadi ribut dan bentrok.

"Pertama, orang PP yang pasang spanduk HUT RI, tapi orang PKN enggak senang. Kemudian terjadi penganiayaan," kata Firdaus. 

Firdaus menyebut kasus ini diketahui oleh pihak Polsek Galang sekitar pukul 21.00 WIB. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved