Breaking News:

Masih Ada Obyek Wisata Buka di Karo, Pemkab Belum Beri Sanksi Tegas

Pemkab Karo telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh objek wisata agar tutup sementara hingga tanggal 23 Agustus mendatang. 

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL
Kendaraan wisatawan tampak memadati kawasan wisata Berastagi, Selasa (17/8/2021) kemarin. 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Pemkab Karo telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh objek wisata agar tutup sementara hingga tanggal 23 Agustus mendatang. 

Namun, kebijakan ini tampaknya belum dijalankan pengelola obyek wisata dan Pemkab sendiri. Pasalnya, seperti yang terlihat pada libur Hari Kemerdekaan pada Selasa (17/8/2021) kemarin, kawasan wisata Berastagi tampak dipadati oleh wisatawan dari berbagai daerah. 

Tak hanya itu, pengunjung ini tampak leluasa masuk ke kawasan objek wisata baik yang dikelola oleh Pemkab Karo maupun swasta. Dengan ini, terlihat jika pengawasan yang dilakukan masih dapat dikatakan belum maksimal dan terkesan instruksi ini belum dijalankan dengan baik. 

Ketika ditanya perihal aktivitas wisata di tengah PPKM ini, Bupati Karo Cory br Sebayang mengungkapkan pihaknya telah mengeluarkan instruksi untuk penutupan lokasi wisata. Dirinya mengatakan, memang ini akan berdampak terhadap perputaran perekonomian di bidang wisata, namun tetap harus mematuhi aturan yang ditentukan. 

"Sesuai dengan instruksi dari presiden dan gubernur, semua ditutup dan harus mematuhi protokol kesehatan," ujar Cory. 

Ketika disinggung apakah pihaknya akan melakukan penutupan paksa terhadap objek wisata yang melanggar instruksi ini, dirinya mengatakan hingga saat ini aturan tersebut belum ada. 

"Untuk penutupan paksa, belum ada aturannya yang kita lihat," ucapnya 

Saat ditanya apa langkah Pemkab jika ada wisata yang buka di tengah kebijakan PPKM ini, Cory mengatakan pihaknya telah menempatkan petugas untuk memantau aktivitas wisatawan. Dirinya mengatakan, jika memang masih ada yang buka maka tetap harus menaati protokol kesehatan secara ketat. 

"Kalaupun masih ada yang buka, tetap harus menaati dan menerapkan protokol kesehatan," katanya. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karo Munarta Ginting menjelaskan pihaknya telah meminta kepada pengelola tempat wisata untuk titip sementara. Dirinya mengatakan, penutupan ini dilakukan hingga tanggal 23 Agustus mendatang dan melihat apakah ada perubahan kebijakan lagi.

"Memang dari pusat sudah ada instruksinya, dan harus kita jalankan," ucapnya. 

Ketika ditanya jika ada lokasi wisata yang masih bandel, Munarta menjelaskan pihaknya akan melakukan teguran secara lisan terlebih dahulu. Namun, jika imbauan ini tidak diindahkan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan langkah selanjutnya. (cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved