Breaking News:

PKM-K Unimed Bikin Deodorant dari Tawas dan Daun Mint, Dibanderol Rp 15 Ribu Per Botol

Perpaduan kedua bahan alami tersebut sangat cocok digunakan untuk menjaga kulit tetap sehat dan membuat area ketiak tampak lebih cerah.

Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Eti Wahyuni
Tribun-medan.com/HO
Tim PKM-K Universitas Negeri Medan Ciptakan Deodorant Spray Wasint, Rabu (18/8/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim PKM-Kewirausahaan Universitas Negeri Medan (Unimed) memanfaatkan tawas dan daun mint segar untuk produk Deodorant Spray Wasint.

Denisa, Ketua Tim PKM-K Unimed mengatakan, pada umumnya produk deodorant yang diperjualbelikan mengandung kadar alkohol yang tinggi, sehingga jika digunakan terlalu sering maka akan mengakibatkan kulit kering.

Deodorant yang lazim digunakan oleh masyarakat biasanya berbentuk roll on dan antiperspirant.

Baca juga: Unimed Masih Terapkan Kuliah Daring, Kejar Target Vaksinasi Tendik dan Mahasiswa

"Deodorant jenis ini kurang baik digunakan dalam jangka panjang karena dapat menghambat pori-pori sehingga menjadi salah satu pemicu penyebab kanker, " tutur Denisa, Rabu (18/8/2021).

Maka inovasi dalam pembuatan Deodorant Spray Wasint dengan menggunakan tawas dan daun mint dikarenakan karena kedua bahan alami tersebut memiliki berbagai manfaat bagi kulit.

Tawas dikenal sebagai garam mineral yang antimikroba, antiseptik, dan tidak bersifat antiperspirant sehingga ramah untuk berbagai jenis kulit. Selanjutnya penggunaan ekstrak daun mint akan menambah sensasi segar, nyaman dan tidak lengket apabila digunakan.

Perpaduan kedua bahan alami tersebut sangat cocok digunakan untuk menjaga kulit tetap sehat dan membuat area ketiak tampak lebih cerah.

Produk hasil PKM-K, Deodorant Spray Wasint ini siap dipasarkan dalam bentuk botol berukuran 60 ml dan dibandrol dengan harga Rp 15 ribu.

Selain itu, produk ini juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau kaki karena terlalu lama menggunakan sepatu.

"Produk Deodorant Spray Wasint sudah melalui tahap uji testimoni dan mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan remaja sampai dewasa sehingga dapat dipastikan aman pada kulit, " ujarnya.

Dijelaskannya, nama produk Deodorant Spray Wasint diambil dari nama bahan baku pembuatannya yaitu menggunakan tawas dan daun mint segar, yang berkhasiat untuk membunuh bakteri penyebab bau badan.

Disampaikan oleh Try Wahyu Purnomo, dosen pendamping, dengan adanya produk ini diharapkan dapat menjadi solusi ampuh yang ekonomis, praktis, dan alami untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang memiliki masalah terhadap bau badan.

"Program PKM merupakan wadah kreatif bagi mahasiswa untuk membuat produk-produk yang inovatif. Hal ini, dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk membuat komoditas yang memiliki kebermanfaatan bagi masyarakat luas. Salah satunya yaitu produk Deodorant Spray Wasint," pungkasnya.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved