Breaking News:

Warga Keluhkan Bau tak Sedap, Wakil Wali Kota Medan Segel Perusahaan Pakan Ternak di Mabar

Pemerintah Kota Medan menyegel PT Anugerah Prima Indonesia (API) di kawasan Industri Medan (KIM)-1, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli.

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Pemerintah Kota Medan menyegel perusahaan PT API karena meresahkan warga sekitar sebab menimbulkan bau busuk. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pemerintah Kota Medan menyegel PT Anugerah Prima Indonesia (API) di kawasan Industri Medan (KIM)-1, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Perusahaan itu disegel dikarena warga merasa terganggu karena pengolahan bulu ayam menjadi bahan pakan ternak. 

Wakil Wali Kota Medan, H Aulia Rachman datang langsung ke perusahaan tersebut untuk mendengar keluhan aroma bau busuk dari pabrik. 

"Sesuai dengan intruksi pak Wali Kota, hari ini PT API kita segel. Berdasarkan hasil kajian, pabrik ini sudah menyalahi aturan dan harus ditutup karena warga sudah resah akibat bau menyengat yang ditimbulkan," ujarnya. 

Aulia menegaskan, bahwa pihak Pemko Medan melalui dinas terkait juga sudah mencoba memperingatkan PT API agar memperhatikan dan mengkaji kembali dampak polusi udara dan bau busuk yang dihasilkan oleh pabrik tersebut.

"Sudah berulang kita peringatkan, namun pihak manajemen pabrik tetap saja membandel tak ada respon. Kita tidak melarang orang untuk berusaha, tapi perhatikan lingkungan sekitar. Baunya luar biasa, pakai masker juga tembus ini. Jadi kalau perusahaan mau buka, harus ada penelitian kajian hasil dan analisis dari konsultan. Kalau melanggar aturan izinnya kita cabut," katanya. 

Ketegasan Pemko Medan itu mendapat sambutan hangat dari warga sekitar.

Rubiah warga kelurahan Mabar mengaku sangat berterima kasih kepada Pemko Medan, yang sudah turun langsung ke lokasi pabrik milik PT API.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pemko Medan dimana pak Wawa turun langsung bersama Dinas Lingkungan Hidup untuk menyegel pabrik Ini. Keluhan kami warga di sini akhirnya terjawab. Terus terang kami gak tahan. Baunya sangat menyengat, sesak dada ini," ungkapnya.

(*)  

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved