Breaking News:

Warga Desa Semangat Gotong Royong Timbun Jalan Berlubang, Lama Dibiarkan Pemerintah

Warga Desa Semangat Kecamatan Merdeka, gotong royong memperbaiki jalan dengan mengeluarkan uang pribadi.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL
Warga menimbun jalan berlubang dan berkubang di Jalan Udara, yang menghubungkan antar Kecamatan Berastagi, Kecamatan Merdeka, dan Kecamatan Simpangempat, Kamis (19/8/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Prihatin atas kondisi jalan yang berlubang dan menjadi kubangan setiap musim hujan, warga Desa Semangat, Kecamatan Merdeka, gotong royong memperbaiki jalan dengan mengeluarkan uang pribadi.

Jalan yang berlubang dan digenangi oleh air ini berada di Jalan Udara yang merupakan jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Berastagi, Kecamatan Merdeka, dan Kecamatan Simpangempat.

Warga bergotong royong memperbaiki jalan dengan menggunakan bahan dan peralatan seadanya. Tampak warga menumbuhkan jalan yang berlubang ini menggunakan pecahan batu, dan dipadatkan menggunakan alat seperti cangkul.

Warga setempat Marki Tarigan, mengungkapkan jika perbaikan jalan ini merupakan inisiatif dari masyarakat sendiri.

Ia mengatakan, jalan ini menjadi andalan warga untuk membantu memperlancar proses perekonomian. Masyarakat berinisiatif untuk menimbun jalan berlubang ini karena jalan ini sudah lama tidak diperbaiki oleh instansi terkait.

"Perbaikan jalan ini inisiatif dari masyarakat, jadi masyarakat gotong royong untuk menimbun jalan ini. Karena menunggu perhatian dari pihak yang berwenang, tidak juga kunjung datang," ujar Marki, Kamis (19/8/2021).

Dirinya menyebutkan, dengan adanya inisiatif gotong royong perbaikan jalan dari masyarakat ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi masyarakat lainnya. Dirinya mengatakan, dari aktivitas gotong royong ini tak jarang pengendara yang turut prihatin dengan kondisi ini turut membantu proses penimbunan jalan.

Jalan yang sebelumnya dipenuhi lubang dan digenangi air akhirnya lebih mudah untuk dilalui.

"Kami berharap nantinya pihak Pemkab bisa untuk memperbaiki jalan ini lebih baik lagi. Karena bukan sekali saja jalan ini rusak. Dan ini merupakan jalan utama warga untuk menjual hasil panen ke pajak roga. Jadi kamu berharap ada perhatian dari pemerintah," ungkapnya.

Warga lainnya, Musti Ginting, menjelaskan jika dalam waktu dekat ini jalan tersebut kembali rusak dan tidak diperbaiki oleh pemerintah, maka warga berencana akan melakukan aksi protes. Dirinya mengatakan, hal ini dilakukan karena jalan ini sidang sangat memprihatinkan dangan banyaknya lubang dan genangan saat musim hujan.

"Bukan sekali dua kali orang pengendara yang jatuh, tapi sangat sering. Apa lagi musim hujan pada saat ini. Kita tidak tau mana lobang yang dalam atau tidak , karena sudah merata di genangi air," ucapnya.

Untuk itu, dirinya kembali menegaskan jika masyarakat meminta kepada Pemerintah Kabupaten Karo untuk segera melakukan perbaikan jalan tersebut. (cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved