Banjir Kiriman di Medan

Korban Banjir Kiriman di Kampung Aur Rumahnya Sekarang Terendam Lumpur dan Sampah

Sejumlah rumah warga di Kampung Air, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan terdamak banjir kiriman

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/KRISTEN EDI SIDAURUK
Warga Kampung Aur membersihkan lumpur dan sampah akibat luapan sungai Deli, Jumat (20/8/2021).(TRIBUN MEDAN/KRISTEN EDI SIDAURUK) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Banjir kiriman melanda permukiman padat penduduk di Kampung Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan.

Ketinggian air mencapai sekira 150 cm, dan merendam ratusan rumah warga, sejak Kamis (19/8/2021) tengah malam.

Pascabanjir kiriman, Jumat (20/8/2021) pagi tampak sejumlah rumah terendam lumpur dan sampah.

Baca juga: Banjir Kiriman, Rumah Warga di Bantaran Sungai Deli dan Babura Tenggelam, Masyarakat Mengungsi

Warga terlihat sibuk membersihkan lumpur menggunakan alat seadanya, seperti serokan dan sapu lidi.

Adolf, warga yang sedang melakukan kebersihan mengatakan banjir itu diakibatkan luapan Sungai Deli.

"Iya bang, banjirnya datang tengah malam, dan surutnya subuh tadi," kata Adolf.

Ia menduga, luapan Sungai Deli itu diakibatkan curah hujan yang begitu tinggi di hulu sungai, sehingga mengakibatkan banjir kiriman.

Baca juga: Banjir tak Surut, Warga Desa Kwala Sikasim Tidur di Jalan

"Biasanya kalau banjir kiriman seperti ini di arah Berastagi sana mungkin hujan deras," ujarnya.

Adolf juga mengatakan kondisi dasar Sungai Deli yang semakin dangkal membuat arus air semakin melambat.

"Ini sudah kali kedua di tahun ini banjir, mungkin karena pendangkalan Sungai Deli," ujarnya.(cr6/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved