Breaking News:

Kisah Pilu Korban Bencana Angin Puting Beliung di Polonia, Terpaksa Pinjam Uang Demi Perbaiki Rumah

Sejumlah rumah di Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia disapu angin puting beliung pada Sabtu (21/8/2021) kemarin

Penulis: Almazmur Siahaan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ FREDY
Warga sedang melihat atap rumahnya yang terbang terbawa angin puting beliung, di Gang Cempaka, Kelurahan Harjo Sari, Kecamatan Medan Polonia, Sabtu (21/8/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Rumah warga di Gang Cempaka, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia disapu angin puting beliung, Sabtu (21/8/2021) kemarin.

Akibat bencana alam ini, sejumlah rumah rusak, atapnya beterbangan.

Satu diantara korban bencana angin puting beliung ini adalah Bariahma.

Saat ditemui, Bariahma tampak kebingungan.

Baca juga: SARI REJO Diterpa Angin Puting Beliung, Brimob Polda Sumut Bantu Evakuasi

Dia mengaku khawatir hujan lebat akan turun lagi, sementara atap rumahnya sudah hilang disapu angin. 

"Untuk perbaiki ini saya pinjam Rp 2 juta dari keluarga, itupun sepertinya kurang, nanti paling kalau kurang terpaksa saya pinjam lagi," kata Bariahma, Minggu (22/8/2021).

Bariahma mengatakan, selama ini dirinya cuma berjualan di warung kecil untuk menghidupi kedua anaknya.

Penghasilannya pun tidak menentu, kadang paling banyak hanya Rp 30 ribu saja. 

"Anak saya ada empat, dua sudah berkeluarga dan tidak di sini. Dua lagi di sini, tapi satus udah kerja, satu lagi masih SMA. Makanya terpaksa harus minjam, namanya juga saya nyari-nyari duit dari kedai kecil seperti ini," katanya.

Baca juga: Lima Kecamatan di Kabupaten Sergai Disapu Angin Puting Beliung, Rumah Warga Runtuh

Pantauan www.tribun-medan.com, kerusakan rumah Bariahma cukup parah.

Hampir seluruh atap terlepas dari bangunan.

Sejumlah lampu dan instalasi listrik juga terlihat rusak dan tidak berfungsi lagi, sehingga harus dicek dan diperbaiki kembali.

Saat di lokasi, beberapa tukang sedang memperbaiki rumah milik Bariahma dibantu dengan kedua anak laki-lakinya.

Untuk sementara, sebagian barang milik Bariahma terpaksa harus diungsikan ke rumah tetangganya, seperti kasur yang sudah basah terkena hujan serta barang lainnya.

Baca juga: Kisah Pedagang Nasi Korban Angin Puting Beliung, Seng Terbang Hingga Makanan Penuh Air

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved