Breaking News:

Belum Gajian Sejak Februari, Pegawai Penyuluh Pertanian Karo Sudah Makan Tabungan

Seorang pegawai Waris Barus, mengungkapkan sudah sekitar tujuh bulan terakhir mereka belum menerima gaji.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
PEGAWAI PPPK penyuluh pertanian Kabupaten Karo, melakukan audiesi dengan anggota DPRD Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Senin (23/8/2021). Dari audiensi ini, pegawai PPPK meminta bantuan mengenai gaji mereka yang belum cair setelah pengangkatan sejak bulan Februari lalu.(TRIBUN MEDAN/M NASRUL) 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Puluhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penyuluh Pertanian Kabupaten Karo, mengaku belum menerima gaji sejak bulan Februari lalu. Hal ini, diketahui saat para PPPK datang ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Senin (23/8/2021).

Seorang pegawai Waris Barus, mengungkapkan sudah sekitar tujuh bulan terakhir mereka belum menerima gaji. Semenjak diterbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan mereka sebagai pegawai PPPK hingga saat ini mereka belum ada menerima gaji sama sekali.

Dikatakannya, kondisi ini tentunya sangat berdampak pada keuangan rumah tangga mereka. Untuk kelangsungan hidup mereka tentunya membutuhkan biaya. Untuk itu, mereka datang ke DPRD meminta bantuan mengenai kejelasan gaji mereka ini.

"Katakanlah setidaknya satu hari butuh Rp 100 ribu biaya hidup. Kan sudah tiga juta rupiah satu bulan. Ini malah sudah tujuh bulan belum terima gaji, apalagi baru-baru ini anak sekolah baru masuk," ucapnya.

Soal bagaimana dirinya membiayai kehidupan sehari-hari saat ini, Waris mengaku saat ini kondisinya sudah makan tabungan. Artinya ia sudah tidak memiliki persediaan atau pegangan uang selain dari tabungan yang semakin menipis.

"Sudah mantab ah sekarang, makan tabungan. Mau utang pun sudah enggak berani lagi kita. Karena kita bilang nanti bayar pas gajian, tapi sampai sekarang pun belum juga gajian," katanya.

Dikatakannya, pihaknya datang ke DPRD untuk meminta kepada anggota dewan menjadi jembatan aspirasi mereka untuk menampilkannya ke dinas terkait. Pasalnya, pegawai PPPK Penyuluh Pertanian di wilayah lain sudah ada yang menerima gaji. Dan dari beberapa daerah, hanya Kabupaten Karo saja yang PPPK Penyuluh Pertaniannya terlambat menerima gaji.

Ketua Persatuan ASN PPPK Penyuluh Pertanian, Pranseda Pelawi mengatakan, sebelumnya mereka merupakan tenaga honorer dari Kementerian Pertanian. Kemudian, saat adanya informasi penerimaan PPPK, mereka menjadi pegawai PPPM dengan jumlah 74 orang.

Baca juga: PPPK Penyuluh Pertanian di Karo Menjerit, Sudah 7 Bulan Tidak Digaji

Namun, semenjak penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan mereka sebagai PPPK sejak bulan Februari lalu, hingga saat ini mereka belum pernah menerima gaji. Padahal, untuk pegawai PPPK lainnya yang merupakan tenaga pendidik atau guru sudah pernah menerima gaji.

"Kami datang ke sini mengeluhkan gaji kami yang belum pernah cair. Padahal kami sudah pengangkatan dari bulan Februari, tapi sampai sekarang belum pernah terima gaji," ujar Pranseda.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved