Breaking News:

Danau Toba Berkategori Mezotrophic untuk Kemaslahatan Bersama

Kehadiran Perpres 60 Tahun 2021 secara mendadak akan mengaburkan status Danau Toba.

Editor: iin sholihin
TRIBUN MEDAN / ALIF ALQADRI HARAHAP
Pemandangan Danau Toba dari ketinggian Sipinsur 

Oleh: Dr Jannus TH Siahaan
Pengamat Sosial dan Lingkungan

PERPRES Danau (Perpres 60/2021) tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional, secara ideal pemerintah berniat menginisiasi penyelamatan danau prioritas nasional merujuk pada arah kebijakan untuk mencegah dan menanggulangi kerusakan ekosistem danau prioritas nasional.

Pemerintah juga bermaksud memulihkan fungsi dan memelihara ekosistem danau prioritas nasional serta memanfaatkan danau prioritas nasional dengan tetap memperhatikan kondisi dan fungsinya secara berkelanjutan.

Namun,  kehadiran Perpres 60/2021 tersebut juga secara mendadak akan mengaburkan status Danau Toba. Tidak jelas apakah Perpres 60 memperlakukan Danau Toba sebagai Danau Mezotrophic atau Danau Oligotrophic.

Semua kebijakan ekonomi di daerah selama ini memperlakukan Danau Toba sebagai Mezotrophic. Karena itu berbagai aktifitas ekonomi korporasi dan rumah tangga dalam batas wajar masih diperbolehkan. 

Dan atas status itu pula Danau Toba selama ini dipandang oleh pelaku usaha Keramba Jaring Apung (KJA) sebagai danau yang layak untuk berbisnis. 

Nah,  jika Perpres mengharuskan para pengusaha KJA untuk mengurangi produksi setengah dari yang dihasilkan hari ini,  atas nama lingkungan atau atas nama peralihan prioritas ke sektor pariwisata,  pemerintah sebenarnya tidak benar-benar ingin menyelamatkan Danau Toba dalam pengertian yang sebenarnya.

Mengapa?  Pertama,  jika pemerintah ingin mengubah status Danau Toba dari Mezotrophic ke Oligotrophic,  maka semua aktifitas di Danau Toba harus dihentikan,  pemukiman-pemukiman penduduk dan usaha-usaha pariwisata juga harus dijauhkan dari danau.

Danau oligotrophic memiliki komposisi nutrisi yang sangat sedikit. Dengan kata lain,  kadar Nitrogen dan Fosfor di danau sangat rendah, sementara itu airnya sangat teroksigenasi alias tingkat oksigen air relatif tinggi. Karena itu danau oligotrophic harus terbebas dari aktifitas bisnis dan pemukiman.

Secara teoritik,  air dasar danau oligotrophic menyulitkan kelangsungan hidup sebagian besar organisme akuatik karena suhunya yang sangat rendah. Kandungan ganggangnya juga sangat rendah karena tidak memiliki kondisi nutrisi yang memadai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved