Giliran Rumah Warga di Medan Selayang Terendam Lumpur Pascahujan Deras

Sungai Babura yang melintasi Kecamatan Medan Selayang meluap hingga menyebabkan banjir lumpur di permukiman

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/KRISTEN EDI SIDAURUK
Luapan Sungai Babura membawa lumpur, warga Gang Mandor, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang gotong royong menggunakan alat seadanya, (Senin 23/8/2021).(TRIBUN MEDAN/KRISTEN EDI SIDAURUK) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Permukiman warga di Gang Mandor, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang terendam lumpur pascahujan deras, Minggu (22/8/2021) kemarin.

Menurut keterangan Iwan, warga setempat, banjir mulai melanda sekira pukul 19.00 WIB.

Ketinggian air malam itu mencapai 1,5 meter. 

Baca juga: Duh, Drainase di Jalan Puskesmas Tanjunggusta Dibiarkan Tumpat, Warga Ngeluh Sering Banjir

"Tadi malam airnya mulai naik sekira pukul tujuh (19.00 WIB) sampai delapan malam (20.00 WIB) gitu, pas puncak ketinggiannya sampai sekitar satu setengah meteran gitulah," ujar Iwan, Senin (23/8/2021).

Ia mengatakan, banjir kemungkinan diakibatkan hujan deras di hulu Sungai Babura, ditambah hujan lebat yang menguyur Kota Medan.

Iwan mengatakan, pendangkalan dasar Sungai Babura juga menjadi faktor tambahan terjadinya banjir, karena debit air menjadi lambat.

Baca juga: Kena Banjir Kiriman, Ratusan Rumah Warga Bantaran Sungai Babura dan Deli Terendam

"Sudah berapa tahun enggak pernah dikorek-korek, kemarin ada isunya mau dikorek, tapi enggak jadi karena Covid," ujar Iwan.

Menurut Iwan, solusi yang tepat untuk mengatasi kebanjiran yaitu harus melakukan pengerokan, sehingga air bisa lancar mengalir.

"Tahun ini udah kedua kali kami banjir. Kemarin tak datang hujan bisa banjir, berarti karena sungainya yang udah dangkal kan. Makanya perlu di korek menurutku," ujar Iwan.(cr6/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved