Breaking News:

Permintaan Aulia Rachman Terhadap Kabag Tapem, Harus Segera Dilaksanakan demi Program Tepat Sasaran

Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman mengatakan, kepala lingkungan (kepling) harus melakukan pendataan terhadap warga.

Editor: jefrisusetio
TRIBUN MEDAN/HO
Calon Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman meninjau Sungai Deli usai menyerap aspirasi warga di kelurahan Kampung Aur, Medan Maimun, Senin (26/10/2020). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman mengatakan, kepala lingkungan (kepling) harus melakukan pendataan terhadap warga. Agar memperoleh data yang valid perihal warga disabilitas dan warga yang pindah. Hal ini disampaikan dalam rapat evaluasi program program Prioritas Pemko Medan. 

Menurutnya, data warga sangat penting untuk menjadi landasan kebijakan pemerintah dan program berjalan tepat sasaran. Satu di antaranya, penyaluran bantuan sosial (bansos) yang tepat sasaran tergantung pada kebenaran data yang ada. 

"Selain itu, kalau sudah ada data yang valid, saat ada program bantuan sosial, kepling tidak perlu lagi mendatangi rumah warga untuk meminta KK mereka. Kita tak perlu repotkan masyarakat lagi, karena datanya sudah ada pada kepling, kelurahan, juga kecamatan," kata Aulia seraya meminta Kabag Tapem agar segera mendorong camat dan lurah merealisasikan pendataan ini.

Aulia juga menegaskan, agar sampai Desember 2021 ini tidak ada pengangkatan kepling baru. Alasannya, pada Desember ini Pemko Medan akan melakukan assessment agar jabatan kepling ini dipegang orang-orang yang berkualitas, termasuk yang akrab dengan teknologi komunikasi.

Pada rapat tersebut, Wakil Wali Kota juga mengingatkan Kadis PU, Zulfansyah agar melakukan percepatan untuk pembenahan infrastruktur, baik jalan maupun drainase. Dia mengingatkan , Wali Kota Medan mempunyai target dua tahun untuk membenahi seluruh jalan milik Pemko Medan.

Wakil Wali Kota juga meminta agar Kadis PU mendata jalan-jalan provinsi di wilayah Kota Medan yang butuh perbaikan. Selanjutnya, berdasarkan pendataan ini, dilayangkan surat ke Pemprovsu untuk memohon agar jalan-jalan tersebut diperbaiki.

Dalam rapat tersebut, Aulia juga mengatakan, untuk melaksanakan program prioritas, tentu dibutuhkan anggaran. Karena itu, Aulia meminta agar Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah dapat melakukan berbagai inovasi guna meningkatkan pendapatan daerah.
Aulia meminta agar Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah mengkaji upaya untuk menarik pajak dari transaksi elektronik.  

Di akhir rapat, Aulia menekankan agar hasil rapat ini ditindaklanjuti dan dilaporkan kepada Asisten Setdako Medan. Selanjutnya, para Asisten akan merangkum laporan tersebut untuk disampaikan kepada Wali Kota. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved