Breaking News:

PPKM di Samosir Berakhir, Kini Pemda Menunggu Informasi PPKM Lanjutan

Pihaknya tetap berkoordinasi dengan pihak Satgas Kecamatan dan Desa agar tetap menjalankan penyekatan guna menanggulangi paparan Covid-19.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN/ IST
Bupati Samosir Vandiko Gultom saat mengecek pos penyekatan pada Senin (2/8/2021).  

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR – Sesuai dengan jadwal pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasa Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir masih menunggu keputusan dari pemerintah atasan manakala ada PPKM lanjutan.

“Hari Senin (23/8/2021) merupakan batas PPKM dan Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir tengah menunggu dan mempersiapkan regulasi untuk menindaklanjuti regulasi dari emerintah atasan terkait PPKM,” ujar Kadis Kominfo Kabupaten Samosir Rohani Bakkara saat dikonfirmasi tribun-medan.com pada Selasa (24/8/2021).

“Namun demikian, Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir masih tetap akan menjalankan apa yang sudah dilakukan sejauh ini mengingat pelandaian rata-rata kasus dua minggu terakhir ini meskipun bersifat fluktuatif,” sambungnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya tetap berkoordinasi dengan pihak Satgas Kecamatan dan Desa agar tetap menjalankan penyekatan guna menanggulangi paparan Covid-19.

“Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir tetap akan berkordinasi dengan Satgas Kecamatan dan Desa untuk tetap melakukan penyekatan agar dapat mengendalikan kasus harian terutama di wilayah yang masih tinggi angka kasus yang belum sembuh,” tuturnya.

“Sedapat-dapatnya, para warga terpapar Covid-19 dapat menjalankan isolasi mandiri secara konsisten di rumah masing-masing sesuai waktu yang ditetapkan sambil menunggu hasil testing berikutnya untuk pemastian sembuh atau belum,” sambungnya.

Pihaknya menegaskan akan tetap fokus dalam penanggulangan Covid-19 walau angka yang terkonfirmasi positif Covid-19 mulai menurun.

“Saat ini adalah saat untuk tidak lengah sedikit pun meski terjadi pelandaian kasus. Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir berharap ke depannya kita melihat lebih banyak kasus sembuh dibandingkan dengan kasus infeksi harian dengan tetap waspada melakukan protokol kesehatan,” sambungnya.

Ternyata, setelah mendapatkan vaksin sebanyak 50 dosis, Pemkab Samosir sudah mulai menyasar anak-anak yang berumur 12 tahun.

“Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir tetap berharap pasca 50 ribu vaksin yang sudah diterima rantai pasok vaksin berikutnya juga berjalan dengan lancar. Hal yang menarik untuk kita syukuri adalah vaksinasi terhadap anak-anak berusia 12 tahun yang sudah dilaksanakan,” terangnya. 

“Kita berharap persentase vaksinasi anak-anak usia sekolah dapat mencapai tingkat minimal untuk mencapai kekebalan komunal agar Pembelajaran Tatap Muka terbatas dapat dijalankan sambil menunggu penurunan status pandemi ke level yang lebih rendah,” sambungnya.

“Tantangan kita masih panjang karenanya mari tetap meningkatkan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Samosir,” pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved