Breaking News:

Pria Ditemukan Tewas di Dalam Rumah, Diduga Sudah Berhari-hari, Warga Curiga Cium Bau Tak Sedap

Ketika ditemukan mayat AF dalam kondisi membengkak. Tali plastik berwarna hitam terlihat melilit lehernya dan terikat ke kusen pintu dapur. 

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/FREDY
Mayat AF (33), warga Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung yang ditemukan tetangganya tewas di dalam rumah kontrakannya, Selasa (24/8/2021) sekitar pukul 16:00 WIB. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang pria di Jalan Komplek IAIN, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung ditemukan tewas di dalam rumahnya pada Selasa (24/8/2021) sore.

Pria berinisial AF (33), itu diduga bunuh diri di rumah kontrakannya menggunakan tali plastik.

Ia ditemukan pertama kali oleh tetangganya setelah mencium aroma tak sedap dari rumah tersebut.

Saat itu warga yang berada di lingkungan tersebut merasa curiga lantaran pemilik rumah AF sudah berhari-hari tak kelihatan, sementara itu bau busuk terasa menyengat.

Tetangga lain yang merasa aneh langsung meninta pemilik rumah memeriksa rumah dan menemukan pria tersebut dalam kondisi meninggal dunia.

Ketika ditemukan mayat AF dalam kondisi membengkak. Tali plastik berwarna hitam terlihat melilit lehernya dan terikat ke kusen pintu dapur. 

Baca juga: Taliban Tak Berkutik di Lembah Panjshir, Pasukan Gerilya Afghanistan Klaim Menang Pertempuran

Sementara itu, ia nampak terduduk di kursi.

"Dapat info dari warga bilangnya bau busuk disini. Jadi mereka minta yang punya rumah bongkar pintu karena takut ada apa-apa, rupanya betul," kata Kepala Lingkungan 11, Kelurahan Indra Kasih Muhammad Yahya, Selasa (24/8/2021).

Yahya menyebutkan penemuan mayat tersebut sekitar pukul 16:09 WIB.

Saat itu adik pemilik rumah sekaligus tetangga, bernama Leni yang tinggal di sebelah AF membuka pintu dengan cara menggunakan gerinda.

Ketika masuk kedalam bagian dapur sudah menemukan AF tak bernyawa.

Saat itu mereka langsung menghubungi pihak berwajib dan tim Inafis dari Polrestabes Medan melakukan pemeriksaan.

Sekitar pukul 20:00 WIB mayat baru di evakuasi setelah menunggu mobil ambulans.

Mayat tersebut dibawa ke rumah orangtuanya yang tak jauh dari lokasi.

Baca juga: Bali United Dapat Dukungan Dari 3 Wanita Cantik Ini Jelang Laga Pembuka Liga 1

Pihak keluarga meyakini anaknya tewas karena bunuh diri sehingga tidak meminta kepolisian melakukan visum ataupun autopsi.

Sementara itu polisi menduga mayat yang sudah membengkak itu sudah berhari-hari.

"Kalau dari kondisinya diperkirakan sudah 3-4 hari. Karena sudah bau dan membengkak," kata Kanit Intelkam Polsek Percut Sei Tuan, Iptu Dimpos Hutabarat, saat ditemui di lokasi.

(cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved