Breaking News:

Puluhan Hektare Padi di Deliserdang Terancam Gagal Panen

Puluhan hektare tanaman padi di sawah tumbang akibat cuaca buruk di kawasan Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Royandi Hutasoit
Indra Gunawan Sipahutar/Tribun Medan
Puluhan hektare tanaman padi di sawah tumbang akibat cuaca buruk di kawasan Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang, Selasa (24/8/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com,DELISERDANG - Puluhan hektare tanaman padi di sawah tumbang akibat cuaca buruk di kawasan Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang.

Hal ini membuat para petani pusing karena peristiwa terjadi disaat momen mau panen. Informasi yang dihimpun kondisi ini dialami oleh petani di Desa Dalu A, Desa Dalu X B dan Desa Wonosari. 

Salah satu petani Desa Dalu X B, Supriadi mengatakan padi petani mulai tumbang saat turunnya hujan pada Minggu (22/8) malam.

Disebut ketika itu hujannya tidak terlalu lebat hanya saja anginnya begitu kencang. Karena takut gagal panen padi yang tumbang pun terpaksa harus diikati agar bisa berdiri kembali. 

"Kalau tidak diikat bisa rusak padinya karena banyak airnya ini di sawah. Sekarang inikan musim hujan makanya banyak airnya. Kalau punya ku sekitar 2 rante juga yang tumbang ini," ujar Supriadi Selasa, (24/8).

Saking banyaknya padi para petani yang bertumbangan saat ini untuk mencari pekerja yang bisa mengikati padi agar bisa tegak kembali pun susah dicari.

Meski untuk satu hari kerja dijanjikan akan dibayar Rp 100 ribu perorang namun sulit mencari orang yang bersedia. Bahkan ada pekerja yang didatangkan dari Kabupaten Serdang Bedagai. 

Saat ini banyak petani yang terpaksa mengikati padinya yang tumbang sendiri. Dengan menggunakan daun pelepah sawit sebagai tali satu persatu padi diikati agar tidak jatuh ke air.

Karena saat ini sering turun hujan para petani pun berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali. 

"Kalau di tempat kami ini langganan selalu kena saja saat mau panen. Ini nggak sampai 10 hari lagi panen lah karena sudah mulai menguning. Ya kalau nggak mau keluar modal besar terpaksa padi diikati sendiri karena kalau tumbang payah nanti mengaritnya (dipotong)," kata Tukirun petani lainnya. 

Puluhan hektare tanaman padi tumbang akibat cuaca buruk di kawasan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang Selasa, (24/8). Padi yang tumbang pun kemudian harus diikati agar tidak rusak dan tidak gagal panen. 

(Ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved