Breaking News:

TRIBUNWIKI

Sejarah Kilang Minyak Pangkalan Brandan, Jadi Saksi Perlawanan Rakyat terhadap Kolonial Belanda

Penghancuran ini sekaligus sebagai bentuk upaya perlawanan terhadap Belanda yang mencoba menduduki wilayah penghasil minyak tersebut

Penulis: Satia | Editor: Ayu Prasandi
HO
Kilang minyak yang berada di Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, menjadi saksi perjuangan rakyat Indonesia melawan Kolonial Belanda. 

TRIBUN MEDAN.COM, PANGKALANBRANDAN- Kilang minyak yang berada di Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, menjadi saksi perjuangan rakyat Indonesia melawan Kolonial Belanda.

Kini, setiap tahunnya masyarakat Pangkalan Brandan selalu memperingati Brandan Bumi Hangus (BBH). 

Baca juga: Ungkap Kelegaan Sudah Nikahkan Putrinya, Ayah Lesti Kejora Ternyata Idap Penyakit Ini

Kejadian ini memuncak pada 13 Agustus 1947 lalu. 

Di mana, kilang-kilang minyak dan berbagai bangunan terkait perminyakan diledakkan untuk menghambat laju pasukan Belanda, yang kala itu didukung oleh Sekutu. Pangkalan Brandan pun menjadi lautan api.

Penghancuran ini sekaligus sebagai bentuk upaya perlawanan terhadap Belanda yang mencoba menduduki wilayah penghasil minyak tersebut pada masa Agresi Militer Belanda.

Dilansir dari beberapa sumber, Ketua Tua Angkatan 45 Langkat, Datok Seri Zainal Arifin, AKA, mengatakan, upaya Belanda pada masa Agresi Militer Belanda I, terjadi 21 Juli 1947.

Pada masa itu Belanda masuk ke Kota Medan, setelah sebelumnya menerobos Surabaya pada November 1945.

Setelah berada di Sumatera, pemerintahan pun lumpuh. Belanda mengambil alih kekuasan.

Kantor Gubernur Sumatera, yang pada saat itu dijabat oleh T Muhammad Hasan, akhirnya dipindahkan ke Pematangsiantar. Namun, Belanda tetap berupaya mengambil alih kekuasaan.

Kemudian, Gubernur Sumatera akhirnya diasingkan ke Aceh. Untuk pengamanan gubernur, diserahkan kepada jenderal yang di Aceh.

Baca juga: Deli Park Mal Perbolehkan Pengunjung Masuk Tanpa Scan Barcode Pedulilindungi, Tapi Pakai Syarat Ini

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved