Breaking News:

Nekat Menjual Sabu, Sangkot Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Saat dilakukan interogasi, nyak angkot mengakui bahwa sabu tersebut seberat 24,17 gram dan ganja seberat 1,57 gram. 

Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Ayu Prasandi
HO
Sangkot diamankan dari rumahnya dan di bawa masuk kedalam mobil oleh personel Satuan Narkoba Polres Tanjungbalai.  

TRIBUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai mengamankan Sangkot Simamora Alias Nyak Angkot (48) karena menguasai narkotika jenis sabu dan ganja di rumahnya. 

Sangkot diamankan bersama dengan enam bungkus sabu dengan berat 24,17 gram serta ganja seberat 1,75 gram. 

Baca juga: PSMS Medan Akan Perhatikan Hal Ini Untuk Jadi Tuan Rumah Liga 2

IPTU Ahmad Dahlan Panjaitan, Kasubbag Humas Polres Tanjungbalai menjelaskan Sangkot diangkat oleh satuan narkoba Polres Tanjungbalai dari kediamannya yang terletak di Jalan Abdullah Kelurahan Tanjungbalai Kota III, Kecamatan Tanjungbalai Utara, Kota Tanjungbalai. 

"Penangkapan ini dilakukan berdasarkan informasi bahwa rumah milik Sangkot sering dijadikan sebagai tempat transaksi narkotika. Kemudian personel Satuan Narkoba melakukan pemeriksaan," ujar Dahlan, Rabu(25/8/2021). 

Katanya, didalam rumah tersebut ditemukan seorang pria duduk di ruang tamu yang di juluki nyak angkot yang kemudian dilakukan penggeledahan. 

"Saat dilakukan pemeriksaan, Petugas menemukan sebuah kotak jam yang berisikan plastik klip yang diduga sabu dsn juga ganja," ujarnya. 

Saat dilakukan interogasi, nyak angkot mengakui bahwa sabu tersebut seberat 24,17 gram dan ganja seberat 1,57 gram. 

Baca juga: BKD Karo Masih Tunggu Arahan Terkait Jadwal SKD, Ujian Akan Dilakukan di BKN Region Medan

"Selain barang bukti sabu dan ganja, tim juga mengamankan dua buah timbangan serta satu buah alat hisap yang diduga sengaja di rakit tersangka," jelasnya. 

Akibat perbuatannya, Sangkot di sangkakan dengan pasal  114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) Subs pasal 111 ayat (1) UU RI No.35 thn 2009 tentang narkotika.

"Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," pungkasnya.

(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved