Breaking News:

Pemko Binjai Tegaskan Seluruh Pedagang di Kota Binjai Wajib Patuh untuk Bayar Pajak

Menurutnya, Pemko Binjai tidak mau tahu, apa alasan dari setiap pedagang yang mengeluh terkait dengan tunggakan pajak.

Penulis: Satia | Editor: Ayu Prasandi
Tribun Medan/Satia
Pemerintah Kota Binjai gelar sosialisasi kepada masyarakat mengenai pajak restoran dan rumah makan, di GOR, Jalan Jambi, Kecamatan Binjai Selatan, Rabu (25/8/2021). 

TRIBUN MEDAN.COM, BINJAI-Plt Kepala Bidang Retribusi dan Pendapat Pajak, BPKAD Kota Binjai, Elfitra Hariadi menyebut, bahwa seluruh pedagang yang ada di Kota Binjai, wajib patuh kepada pemerintah membayarkan pajaknya.

Menurutnya, Pemko Binjai tidak mau tahu, apa alasan dari setiap pedagang yang mengeluh terkait dengan tunggakan pajak.

Apalagi, di masa wabahnya pandemi Covid-19, seluruh pengelola rumah makan, restoran dan pedagang kaki lima harus rutin membayarkan pajak, guna menunjang Pendapat Asli Daerah (PAD). 

Baca juga: Azka Berlinang Air Mata Beber Alasan Sengaja Minum Bekas Deddy Corbuzier yang Sempat Positif Covid19

"Besok saja di kantor biar dijelaskan lebih," kata dia, dengan singkat melalui sambungan telepon genggam, Rabu (25/8/2021). 

Handoko, pedagang Bakso Karebet, di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat, tidak bisa tidur semalaman, setelah mendapatkan surat tagihan pajak

Dirinya terkejut, bahwa selama berjualan kali pertama mendapat surat tagihan pajak. Tak tanggung-tanggung, Handoko harus membayarkan pajak Rp 200 ribu perhari, selama sebulan. 

"Saya terkejut, saya sampai tidak bisa tidur. Saya bingung, saya punya utang Rp 6 juta kepada pemerintah," kata dia, saat ditemui di GOR, Jalan Jambi, Kecamatan Binjai Selatan, Rabu (25/8/2021).

Ia mengatakan, selama ini tidak ada sosialisasi atau pemberitahuan terkait dengan iuran pajak. Tiba-tiba, kemarin dirinya menerima surat tagihan, saat sedang berjualan. 

"Pendataan juga sebelumnya tidak ada, tapi tiba-tiba saya dapat surat yang harus membayarkan pajak," jelasnya. 

Saat berjualan dirinya menggunakan gerobak yang digandengkan dengan sepeda motor.

Baca juga: Video Viral Wanita Bekerja Sebagai Supir Dump Truk Tambang Tuai Pujian Warganet

Gerobak itu, kata Handoko diparkirkan pada bantaran jalan, yang nantinya akan diletakkan beberapa meja, untuk melayani pembeli. 

Karena merasa bukan masuk dalam kategori restoran dan rumah makan, ia heran dengan aturan Pemko Binjai

"Selama ini kan saya pedagang kaki lima, pakai becak yang parkir di pinggir jalan," ucapnya.

(wen/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved