Breaking News:

Maling Kotak Amal Marak di Asahan, Ada yang Berani Patahkan CCTV Musholla

Terlihat seorang pria mengenakan sepeda motor matik bewarna hitam dengan mengenakan kaus memasuki halaman depan Musholla.

Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Royandi Hutasoit
HO / Tribun Medan
Seorang pria mematahkan CCTV Musholla, diduga hendak mencuri kotak infak, Kamis(18/8/2021).  

TRIBUN-MEDAN.COM, ASAHAN - Seorang pria di Kabupaten Asahan nekat menjadi mematahkan CCTV milik Musholla Fatimah yang terletak di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.

Dari rekaman CCTV tersebut, terlihat seorang pria mengenakan sepeda motor matik bewarna hitam dengan mengenakan kaus memasuki halaman depan Musholla.

Selanjutnya, ia terlihat memasuki tempat wudhu wanita yang tepat diatasnya terletak CCTV.

Aan, BKM Musholla mengaku kejadian tersebut terjadi pada Kamis, (18/8/2021) lalu. Dimana kejadian tersebut berlangsung pada pagi hari.

"Hari itukan hujan, kemudian siapa yang menduga kalau dia ini mau mematahkan CCTV," ujar Aan saat dijumpai Tribun-Medan.com, Kamis (26/8/2021).

Aan mengatakan, pelaku mematahkan CCTV tersebut menggunakan serbet serta membawa CCTV pergi dari masjid.

Lanjutnya, CCTV tersebut dipatahkan oleh pelaku diduga karena hendak mencuri kotak infak milik masjid.

"CCTV ini baru di pasang, biasanya memang sering kemalingan kotak amal. Baru 2 hari dipasang, eh malah dipatahkan," ujarnya.

Ia menduga pria tersebut merupakan orang yang serupa yang melakukan aksi maling sebelumnya. "Mungkin dia terkejut karena sudah ada CCTV. Mungkin karena ga mau ketahuan identitasnya, di patahkannya CCTV itu," ujarnya. 

Ia mengaku, setelah di patahkan, pria tersebut langsung masuk kedalam masjid dan melihat ada seorang pengurus masjid yang sedang istirahat.

"Karena dilihatnya ada muadzin kami, dan ada CCTV lagi di dalam, dia balik dan meninggalkan masjid," ujarnya. 

Namun, Aan mengaku dalam kejadian tersebut tidak ditemukan barang milik masjid yang hilang, hanya CCTV saya yang patah di bawa maling.

"Kami sudah melapor, Polisi juga katanya sudah melakukan olah tkp," pungkas Aan.

(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved