Breaking News:

Rakyat Susah Karena Pandemi, Ketua DPRD Humbahas Malah Dukung Bupati Beli Mobil Dinas Mewah

Pengadaan mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati Humbang Hasundutan yang bernilai sekitar Rp 2,6 Miliar kini tengah santer dibicarakan publik.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Royandi Hutasoit
HO / Tribun Medan
Ramses dan Dosmar 

TRIBUN-MEDAN.com, HUMBANG HASUNDUTAN – Pandemi Covid-19 telah banyak meluluhlantakkan perekoniman warga di Indonesia dari daerah perkotaan hingga daerah pedesaan.

Pemerintah pun banyak menggelontorkan bantuan yang berasal dari refocusing APBD dan APBN untuk membantu perekonomian masyarakat yang susah.

Namun ada saja kepala daerah yang tidak punya sense of crisis atas bencana pandemi covid-19 ini. Dimana mereka tetap menghamburkan uang negara dengan membeli hal yang tidak begitu perlu.

Seperti yang dilakukan oleh Kepala Daerah di Kabupaten Humbahas. Bupati dan Wakil Bupatinya membeli mobil dinas mewah yang sebenarnya bisa ditunda.

Meski banyak mendapat sorotan soal pembelian mobil dinas jenis Landcrusier Prado berharga Rp 2,6 Miliar ini, kepala daerahnya tetap ngotot. 

Anggota DPRD di Kabupaten Humbahas ini pun tak berkutik atas pembelian mobil dinas ini, bahkan Ketua DPRD Ramses Lumban Gaol mendukung pembelian mobil dinas tersebut.

Mobil Landcruiser Prado
Mobil Landcruiser Prado (Kompas.com)

Kepada Tribun Medan Ramses Lumban Gaol menjelaskan bahwa telah dianggarkan pada RAPBD Tahun 2020. Sehingga, ia menegaskan bahwa pembelian mobil dinas tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Itu telah ditampung di RAPBD tahun 2020. Peruntukannya untuk bupati dan wakil bupati terpilih. Jadi tidak ada masalah. Soal sudah dibeli atau belum, saya belum tahu. Itu bisa langsung ditanyakan kepada pihak pengadaan,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Humbahas Ramses Lumban Gaol saat dikonfirmasi tribun-medan.com pada Kamis (26/8/2021).

“Setelah itu memang ada refocusing di dana DAU sebanyak 8 persen kan. Itu sudah selesai. Jadi enggak ada soal sebenarnya dalam pengadaan mobil dinas tersebut,” sambungnya.

Dari penuturannya, ia mengakui bahwa penolakan pembelian mobil dinas tersebut terdengar di tengah masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved