Breaking News:

Atlet Pencak Silat Sumut Nilai Atlet Papua Barat Lawan Terberat di PON 2021

Atlet dari Papua akan mendominasi dan menjadi pesaing terberat Sumut di Pekan Olahraga Nasional XX 2021.

Penulis: Muhammad Ardiyansyah | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Muhammad Syehan Alfarez akan berlaga di PON Papua Oktober pada cabor pencak silat kelas seni ganda putera. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Atlet pencak silat kategori seni ganda putera asal Sumut, Muhammad Syehan Alfarez, menilai atlet dari Papua akan mendominasi dan menjadi pesaing terberat Sumut di Pekan Olahraga Nasional XX 2021.

"Semua daerah berat sih. Ya, yang paling menonjol Papua Barat. Soalnya mereka atlet pelatnas yang ikut Sea Games 2019 kemarin," ujarnya, Jumat (27/8/2021).

Meski akan menghadapi lawan yang cukup tangguh, atlet yang memiliki sabuk biru ini mengaku tetap optimis. Apalagi dengan pola latihan dan persiapan yang sudah ia lakoni sampai sejauh ini.

Syehan berhasil menjadi perwakilan Sumut untuk berlaga di PON Papua setelah ia lolos seleksi Pra PON tahun 2019 di DKI Jakarta.

"Ada tawaran dari pelatih saya untuk ikut seleksi. Ya sudah, dalam waktu dua minggu saya latihan sama partner ganda saya untuk seleksi tingkat kota. Saya jalani dan latihan keras, akhirnya seleksi demi seleksi saya menangi dan terakhir di Jakarta waktu pra PON dapat medali perak," ucapnya.

Di PON Papua nanti, Syehan akan berlaga bersama rekan satu timnya, Frenco Ginting di cabor silat kelas seni ganda putera. Ia menargetkan akan membawa medali emas.

Atlet asal Kota Binjai, Sumatera Utara ini memulai terjun ke pencak silat sejak ia berumur 11 tahun. Saat itu ia masih duduk di bangku kelas 1 MTS.

Atlet binaan perguruan Panji Panca Rasa ini pernah meraih juara 2 Popda Sumut tahun 2018, juara 1 Porprov Sumut tahun 2019, juara 1 Porwilsu wilayah 4 tahun 2018, dan juara 1 Kejurda tahun 2018. (cr12/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved