Breaking News:

News Video

MENARI DI ATAS PENDERITAAN, Bupati Ini Malah Dapat Rp 70 Juta dari Pemakaman Pasien Covid-19

Tak tanggung-tanggung, honor menjadi tim pemakaman jenazah Covid-19 jumlahnya mencapai Rp 70.500.000 per orang.

Editor: M.Andimaz Kahfi

Belum lagi tunjangan di luar gaji. Ini berbanding terbalik dengan warga Jember yang justru terjepit secara ekonomi selama pandemi.

"Ini keputusan yang fatal dan tidak etis. Kemudian di situasi pandemi ini, semua pihak seharusnya merasa prihatin," ucapnya.

Penjelasan Bupati Jember

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto membenarkan bahwa dirinya mendapat honor sebagai pengarah tim pemakaman jenazah Covid-19.

Namun, ia mengaku baru sekali menerima honor.

Hendy berdalih bahwa honor tersebut diatur dalam regulasi resmi.

“Karena memang pada regulasi yang ada, ada pengarah, ketua dan anggota dan lainnya, ada kaitan dengan monitoring dan evaluasi,” katanya.

Ia mengakui bahwa honor sebesar sekitar Rp 100.000 dihitung dari setiap warga yang meninggal karena Covid-19 untuk mengurus pemakaman mereka sampai tuntas.

Sehingga, total honor mencapai Rp 70.000.000.

“Karena kami harus monitor setiap yang meninggal sampai malam hingga pagi,” tutur dia.

Tingginya honor tersebut juga lantaran pada bulan Juni-Juli 2021 tercatat sebagai angka kematian tertinggi karena Covid-19.

Dikembalikan ke warga tak mampu

Meski mendapat honor dari pemakaman jenazah Covid-19, Hendy mengeklaim tak berharap mendapatkan honor dari warga yang meninggal.

Sebaliknya, honor itu diterima sebagai konsekuensi amanah sebagai penanggung jawab, mulai dari memonitor pemakaman jenazah Covid-19 hingga pertanggungjawaban pada keluarga yang meninggal.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved