Breaking News:

Jabiat Sagala Pecundangi Kejari Samosir di Kasus Korupsi Bansos Covid, Begini Reaksi Kejatisu

"Masih Lidik, tim belum menyimpulkan, insyaa Allah dalam waktu dekat akan dinaikan ke penyidikan dulu," pungkasnya.

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan | Editor: Royandi Hutasoit
HO/Tribun Medan
Jabiat Sagala 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Samosir kalah dalam sidang gugatan praperadilan, dengan Sekda Kabupaten Samosir Jabiat Sagala terkait dugaan korupsi bansos Covid-19, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) turun tangan.

Kini kasus yang sebelumnya menjadikan Jabiat Sagala dan Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Samosir, Sardo Rumapea sebagai tersangka tersebut, diambil alih penanganannya oleh Kejati Sumut.

"Betul, penanganan kasus diambil alih Kejatisu. Saat ini tim masih melakukan penyelidikan," kata Asisten Tindak Pidana Khusus Muhammad Syarifuddin saat dikonfirmasi tribunmedan.com, Sabtu (28/8/2021).

Syarifuddin mengatakan dalam waktu dekat Kejati Sumut akan menaikkan kasus ini di tingkat penyidikan. 

Namun saat ditanya apakah ada kemungkinan Jabiat Sagala kembali ditetapkan menjadi tersangka, Syarifuddin mengatakan tim yang telah dibentuk, belum dapat menyimpulkan siapa yang akan menjadi tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan dana bansos Covid-19 itu.

"Masih Lidik, tim belum menyimpulkan, insyaa Allah dalam waktu dekat akan dinaikan ke penyidikan dulu," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Kejaksaan Negeri Samosir kalah dalam sidang  praperadilan dengan Jabiat Sagala.

Dalam sidang praperadilan yang diselenggarakan pada tanggal 12 Juli 2021 lalu, pihak Pengadilan Negeri Balige memutuskan bahwa penetapan tersangka kasus tersebut tidak sah. 

"Pada intinya, tanggal 12 Juli 2021 kemarin, adanya putusan pengadilan yang memenangkan gugatan praperadilan dari tersangka," ujar Kasi Intel Kejari Samosir Tulus Tampubolon saat dikonfirmasi tribun-medan.com pada Jumat (23/7/2021) lalu.

Dikatakannya pada putusan praperadilan, penetapan sebagai tersangka dalam kasus tersebut dinyatakan tidak sah kareja tidka adanya kerugian negara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved