Breaking News:

Petenis Meja Indonesia David Jacobs Raih Medali Ketiga untuk Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020

Tunggal putra tenis meja TT10 David Jacobs  membuat kejutan dengan berhasil mempersembahkan medali ketiga Indonesia

Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Royandi Hutasoit
Humas NPC Indonesia
Tunggal putra tenis meja TT10 David Jacobs 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tunggal putra tenis meja TT10 David Jacobs  membuat kejutan dengan berhasil mempersembahkan medali ketiga Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020.

David berkesempatan meraih medali emas namun, pada babak semifinal ia harus mengakui ketangguhan petenis meja dari Prancis Mateo Boheas dengan skor (2-3) 9-11, 8-11, 11-3, 11-5 dan 8-11.

Hingga akhirnya David berhak mendapatkan medali perunggu di pentas Paralimpiade bersama dengan Filip Radovic dari Montenegroyang dikalahkan Patryk Chojnowski.

Pelatih Para Tenis Meja Indonesia, Rima Ferdianto, mengakui bahwa kondisi fisik Atlet nya tidak maksimal. Dimana pada Sabtu ini, David menjalani dua pertandingan sekaligus. 

Pada pagi harinya, David harus menjalani pertandingan berat selama lima gim untuk menyingkirkan pemain Tiongkok, Lian Hao di babak perempat final. 

Berselang beberapa jam kemudian, David harus menjalani pertandingan semifinal melawan Boheas. 

Merosotnya kondisi fisik menjadi salah satu penyebab tidak maksimalnya penampilan pemain berusia 44 tahun itu pada babak semifinal yang berlangsung pada Sabtu siang itu. 

“Penampilan David tidak bisa maksimal karena kondisi fisiknya sudah kelelahan. Fisik David cukup terkuras banyak saat ia harus bertarung habis-habisan melawan Lian Hao di babak delapan besar tadi pagi,” 

“Pada pertandingan semifinal tadi, penampilan David menurun. Hal itu terlihat dari forehand top spin-nya David sudah tidak terlalu tajam lagi. Defense lawan juga bagus hari ini jadi menyulitkan David dalam menyerang,” tambah Rima.

Pencapaian David Jacobs merebut medali perunggu para tenis meja di Paralimpiade 2020 merupakan sebuah kejutan. 

Pasalnya di nomor perorangan ini, David Jacobs dkk tidak ditargetkan merebut medali karena persaingan cukup ketat. Target medali justru diharapkan datang dari nomor ganda putra. 

“Bersyukur kita bisa dapat medali perunggu perorangan. Semoga di nomor ganda kita bisa meraih prestasi yang lebih bagus lagi,” tambah Rima yang juga Wasekjen NPC Indonesia itu.

Medali perunggu David Jacobs di Paralimpiade 2020 merupakan perunggu keduanya di ajang pesta olah raga antar kaum disabilitas itu. Sebelumnya David meraih medali serupa pada Paralimpiade London 2012. 

Selanjutnya, Indonesia akan menurunkan pasangan David Jacobs dan Komet Akbar untuk berlaga di nomor ganda putra para tenis meja Paralimpiade Tokyo 2020

(vic/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved