Breaking News:

PERDANA, Sumut Ekspor 4 Ton Jengkol dan Petai ke Jepang, Nilai Ekonomis Capai Rp 339 Juta

Untuk pertama kalinya, petani di Sumut kirim jengkol dan petai ke Jepang dengan

Penulis: Kartika Sari | Editor: Array A Argus
HO
Balai Karantina Pertanian Belawan saar melepas komoditi jengkol dan petai untuk diekspor ke Jepang, Sabtu (28/8/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Jengkol dan petai asal Sumatera Utara kini semakin mendunia. 

Perdana, Karantina Pertanian Belawan melepas ekspor jengkol dan petai sebanyak 4 ton menuju Jepang.

Komoditas asal sub sektor hortikultura ini telah melalui proses serangkaian tindakan karantina dan telah dipastikan memenuhi persyaratan teknis negara tujuan oleh pejabat karantina, dan diberangkatkan melalui Pelabuhan Belawan, Sumut.

Baca juga: DJ Seksi Katty Butterfly Buat Konten Youtube Makan Jengkol Mentah, Ujungnya Dilarikan ke Rumah Sakit

"Tidak hanya digemari dipasar dalam negeri, jengkol dan petaipun asal Sumut siap memasuki pasar Jepang untuk memenuhi permintaan," ungkap Kepala Karantina Pertanian Belawan, Andi Yusmanto di Berastagi, Sabtu (28/8/2021).

Dikatakan Andi, peningkatan ekspor pertanian dengan gerakan tiga kali lipat ekspor pertanian, atau Gratieks, pihaknya terus menggali komoditas potensi dan melakukan pendampingan teknis, agar dapat tembus persyaratan dan protokol ekspor negara tujuan.

Adapun untuk ekspor komoditi Petai dan Jengkol ini memiliki nilai ekonomis sebesar Rp 339 juta dan telah mampu menembus persyaratan negara Jepang yang cukup ketat. 

Baca juga: Razia Masker, Gubernur Bagikan Bibit Jengkol pada Warga yang Patuhi Protokol Kesehatan

Untuk komoditi  berasal dari Kabupaten Karo, Deliserdang, dan Dairi dengan rincian nilai ekonomis jengkol sebesar Rp312 juta dan petai sebesar Rp22 juta.

"Alhamdulilah, secara kinerja ekspor pertanian asal Sumut, dari data sertifikasi kami pada Semester 1-2021, mengalami 
peningkatan nilai ekspor sebesar 43,3 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," ujar Andi.

Tidak hanya itu, jumlah eksportir dan jumlah negara tujuan mengalami peningkatan, hal ini tentunya dapat menambah semangat pelaku agribisnis khusunya para petani, peternak dan pekebun di Sumut.

Dari IQFAST, data lalu lintas ekspor di Karantina Pertanian Belawan, pada saat yang bersamaan juga turut dilepas 22 ragam komoditas pertanian asal Sumut lainnya, yakni Pinang Biji, Kopi Biji, Palm Kernel Oil, Minyak Sawit, Santan Kelapa.

Baca juga: Arsy Sebut Ashanty Bau Jengkol Lalu Mengadu Rindu pada Anang dan Aurel: Kangen Banget

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved