Breaking News:

85 Persen Guru SMA/SMK Sederajat di Sumut Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Program Pemprov tersebut bertajuk 'Sumut Sayang Guru' akan digelar di sejumlah titik.

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Liston Damanik
Tribun-medan.com/Rechtin Ritonga
VAKSINASI - Warga Medan yang mengikuti vaksinasi massal di Eks Bandara Polonia, Kamis (3/6/2021). Sebanyak 11.000 guru di Kota Medan telah menerima vaksin Covid-19. (Tribun-medan.com/Rechtin Ritonga) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus menggenjot vaksinasi Covid-19 bagi guru atau tenaga pendidik tingkat SMA/SMK sederajat.

Program Pemprov tersebut bertajuk 'Sumut Sayang Guru' akan digelar di sejumlah titik yang ada di Kota Medan, mulai 1 September 2021, setiap Senin hingga Jumat pada pukul 09.00 WIB-12.00 WIB.

Plt Kadis Kesehatan Sumut Aris Yudhariansyah mengatakan, bahwa program tersebut khusus guru atau tenaga pendidik yang akan mendapatkan vaksin dosis pertama.

"Sampai selesai sasarannya," kata Aris, Senin (30/8/2021).

Adapun lokasi, registrasi, dan jadwal kegiatan tersebut dilakukan di beberapa rumah sakit, yakni Rumah Sakit Khusus (RSK) Mata Dinkes Sumut, RSK Paru Dinkes Sumut, RS Haji Medan dan RSK Lao Simomo Dinkes Medan.

"Para guru dapat menghubungin kontak person yang sudah disosialisasikan. Sehingga tidak menimbulkan kerumunan mesti datang ke lokasi-lokasi vaksin. Setelah itu tinggal datang saja sesuai tanggal pelaksanaan dengan membawa fotokopi e-KTP," ungkapnya.

Aris mengungkapkan, bahwa gerakan vaksinasi massal untuk guru SMA/SMK sederajat ini merupakan instruksi Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi untuk mengejar kekebalan kelompok (herd immunity).

Di samping juga, dalam rangka kesiapan Sumut dalam memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang dimulai pada 1 September 2021.

"Pak Gubernur ingin agar capaian vaksinasi di wilayah kita segera terwujud. Sebab memalui vaksinasi menjadi bagian dark ikhtiar kita bersama memutus mata rantai penularan Covid-19. Dengan demikian tidak hanya PTM, sektor-sektor lain dalam kehidupan masyarakat kita juga perlahan dapat berjalan normal kembali," ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumut, Wan Syaifuddin mengatakan akan terus berupaya meningkatkan vaksinasi bagi guru SMA/SMK sederajat di Sumut untuk mendukung PTM terbatas.

"Guru memang harus divaksin. Sekarang 85 persen yang sudah divaksin. Itu pun yang belum divaksin 15 persen lagi, karena ada komorbid. Tapi kami akan terus lakukan vaksinasi," jelas Syaifuddin.

Sedangkan, sampai saat ini sudah sekitar 7.500 siswa SMA/SMK sederajat yang telah mendapat suntikan vaksin Covid-19. 

"Untuk PTM terbatas, vaksinasi siswa belum jadi prioritas. Tapi vaksinasi siswa tetap dilakukan. Saat ini sudah 7.500 siswa tingkat SMA/SMK yang sudah divaksin. Dan di daerah juga melakukan itu," sebutnya. (ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved