Breaking News:

Gandeng Perusahaan Swasta, Bobby Nasution Bakal Gelar Vaksinasi untuk Warga Medan

Pemerintah Kota Medan akan berkolaborasi dengan PT XL Axiata dan RSUP H. Adam Malik menggelar vaksinasi

Editor: jefrisusetio
TRIBUN MEDAN/RECHTIN RITONGA
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat ditemui di Markas Kodim 02/01 BS, Kamis (26/8/2021). Pemerintah Kota Medan akan menggelar vaksinasi di masing-masing lingkungan yang dijadwalkan berlangsung mulai 1 September sampai Oktober mendatang. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pemerintah Kota Medan akan berkolaborasi dengan PT XL Axiata dan RSUP H. Adam Malik menggelar vaksinasi yang dijadwalkan berlangsung mulai 1 September 2021 sampai Oktober 2021. Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution

Bobby Nasution menyarankan vaksinasi dilakukan di wilayah lingkungan dan tidak mengganggu suplai vaksin di Kota Medan. Namun, menambah jumlah dosis yang didistribusikan pemerintah pusat ke Kota Medan. 

Acara vaksinasi digelar setelah menerima  audiensi Chief of  Corporate PT XL Axiata, Marwan O Baasir dan segenap majemen perusahaan, secara virtual. Dalam pertemuan yang turut dihadiri Dirut RSUP H. Adam Malik, dr. Zainal Safri itu, pihak PT XL Axiata menyampaikan keinginan bekerja sama dengan Pemko Medan dalam melaksanakan program Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit di Kota Medan.

Di awal pertemuan itu Bobby Nasution  menyebutkan, bahwa target vaksinasi Pemko Medan sebanyak 1,9 juta jiwa. Dari target itu, sebanyak 23 persen sudah tercapai untuk dosis pertama dan 15 sampai 16 persen untuk dosis kedua.

"Yang menjadi kendala bagi kami adalah jumlah vaksin yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Target faskes-faskes di Medan sebanyak 16.000 dosis per hari. Itu di luar vaksinasi yang dilakukan TNI/Polri, BUMN yang rata per hari bisa 5.000 dosis. Kalau vaksinnya ada, sebenarnya kita bisa mencapai 20 sampai 25 ribu per hari. Keterbatasan jumlah vaksinlah menjadi kendala utama," papar Bobby Nasution.

Saat ini, lanjut Bobby Nasution, Pemko Medan ingin lebih mengutamakan penyuntikan vaksin di tingkat wilayah paling kecil, yakni lingkungan. Dengan demikian, vaksinasi terjadi di banyak titik lokasi dan dapat mencegah terjadinya penumpukan massa atau kerumunan.

Dalam pertemuan itu, Bobby Nasution juga menyarankan, agar vaksinasi yang akan digelar ini menargetkan 500 dosis per hari selama dua bulan bergiliran di lingkungan-lingkungan yang jumlah warga yang divaksinnya dinilai masih rendah. Target 500 dosis ini di luar target faskes di wilayah bersangkutan yang berjumlah 200 dosis.

Senada dengan Bobby Nasution, Dirut RSUP H. Adam Malik, dr. Zainal Safri juga menilai pasokan vaksin yang minim merupakan kendala dalam percepatan vaksinasi. Karena itu, dia mengharapkan kerja sama ini dapat juga dapat menambah dosis vaksin yang disuntik setiap harinya.

Chief of  Corporate PT XL Axiata, Marwan O Baasir pun menerima masukan dan saran Bobby Nasution. Dia mengatakan, pihaknya akan memperhatikan jumlah pasokan vaksin. Marwan mengatakan, pelaksanaan vaksinasi ini tidak akan mengganggu suplay vaksin untuk Kota Medan. Di samping itu, selain itu dia pun menyepakati  vaksinasi dilakukan di tingkat lingkungan.    

"Saran Wali Kota kita sambut baik. Kita sanggup untuk 500 dosis per hari di tingkat lingkungan," ungkapnya seraya mengatakan, soal lokasi akan mengikuti petunjuk dari Pemko Medan. "Pemko yang lebih mengetahui peta wilayah vaksinasi di Medan," sebutnya.

(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved