Breaking News:

Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 63 Persen, Minat Investasi Pasar Modal Kian Meningkat

Jumlah reksa dana di Indonesia hingga awal Agustus 2021 telah mencapai lebih dari 2.200 produk dengan nilai aktiva bersih seluruh reksa dana

TRIBUN MEDAN/HO
INVESTASI SAHAM - Pergerakan pasar modal terlihat melalui layar RTI Business di kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jatim di Surabaya, Rabu (10/6/2020). Investasi melalui reksa dana saham dapat menjadi alternatif investasi yang bisa dilakukan dari rumah. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jumlah investor reksa dana meningkat 63 persen dibandingkan akhir tahun 2020 yang baru mencapai tiga juta orang. 

Ketua Dewan Presidium Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI), Prihatmo Hari Mulyanto mengatakan berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) jumlah investor reksa dana saat ini telah mencapai lebih dari 5 juta orang. 

"Antusiasme masyarakat dalam menata pengelolaan keuangan yang lebih baik dan minat berinvestasi di pasar modal semakin meningkat saat ini, " kata Prihatmo, Senin (30/8/2021). 

Ada pun jumlah reksa dana di Indonesia hingga awal Agustus 2021 telah mencapai lebih dari 2.200 produk dengan nilai aktiva bersih seluruh reksa dana mencapai Rp550 triliun dengan total 98 Manager Investasi dan 71 APERD. 

Baca juga: Postingan Raul Lemos Jadi Perhatian, Unggah Foto Aurel dan Atta di IG-nya, Sisipkan Doa dan Cinta

"Melihat berbagai pemulihan dan peningkatan ekonomi di Pasar Modal Indonesia, kami optimis ke depannya investasi di pasar modal, khususnya reksa dana, akan semakin berkembang dan menjadi pilihan masyarakat dalam berinvestasi untuk mempersiapkan masa depan finansial yang lebih baik lagi, " tambahnya. 

Dengan mengusung optimisme tersebut, PT Indo Premier Sekuritas melalui IPOTFund sebagai pelaku pasar merasa bertanggung jawab dalam upaya meningkatkan literasi masyarakat Indonesia terkait pasar modal. Komitmen ini diwujudkan melalui FestiFund 2021.

FestiFund merupakan kegiatan edukasi pasar modal tahunan berkonsep online festival yang bertujuan mengenalkan produk reksa dana sebagai alternatif investasi bagi new investor yang mencari produk investasi mudah, aman, efisien, dan cocok untuk semua profil risiko dan tujuan investasi

Rangkaian FestiFund 2021 yang disemarakkan para pakar dan pelaku reksa dana ternama, seperti Prita Ghozie, dr. Tirta Mandira Hudhi, Felicia Tjiasaka, Ligwina Hananto, Analisa Widyaningrum, Ken Handersen hingga Kristo Immanuel, disusun secara komprehensif mulai dari perencanaan keuangan, pengenalan investasi yang disarankan bagi pemula hingga strategi investasi yang sesuai dengan preferensi masing-masing investor. 

Sebelumnya, rangkaian Road To FestiFund 2021 telah dimeriahkan dengan edukasi reksa dana, kompetisi pembuatan konten reksa dana hingga bagi-bagi burger ke seluruh Indonesia.

"Kami berharap acara tahunan FestiFund yang sudah memasuki tahun kedua ini semakin meningkatkan literasi dan inklusi masyarakat melalui produk investasi reksa dana yang dapat dijadikan alternatif investasi maupun diversifikasi portofolio. Semoga FestiFund 2021 dapat bermanfaat bagi peserta maupun para partisipan terkait, hingga pada akhirnya #SemuaBisaInvestasi."

Baca juga: Jadwal Lanjutan Liga 1 Dirilis, Ada 50 Pertandingan Namun Belum Ada Lokasi

Direktur Utama Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The juga menyampaikan perkembangan positif juga sangat dirasakan sektor pasar modal

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2021 melejit hingga 7, 07% secara tahunan (year on year/yoy) atau kembali ke zona positif pertumbuhan ekonomi setelah beberapa triwulan terakhir berada dalam tekanan resesi akibat pandemi Covid-19.

"Ada peningkatan signifikan pada market retail baik dalam jumlah investor baru maupun nilai transaksi yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI), " tutupnya.

(cr9/Tribun-Medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved