Breaking News:

Kabar Baik, Pemko Medan Permudah Investasi Pengelolaan Sampah, Janji tak Ambil Untung

Pemerintah Kota Medan akan mendukung perusahaan yang ingin mengelola sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Terjun

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Jajaran OPD Pemko Medan menggelar rapat bersama untuk mengatasi sampah di TPA. Dalam rapat itu, Pemko Medan membuka perusahaan untuk kelola sampah di TPA 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pemerintah Kota Medan akan mendukung perusahaan yang ingin mengelola sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Terjun di Kecamatan Medan Marelan. Bahkan, Pemko Medan akan menyerahkan seluruh keuntungan yang diperoleh dari pengelolaan sampah tersebut kepada perusahaan. 

Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman menyampaikan ada rencana kerja sama pengelolaan sampah dengan metode bioteknologi alfimer dengan One Biosys Sdn.Bhd&Group. 

"Pemko Medan hanya ingin agar sampah di Kota Medan ini bisa hilang, kalaupun sampah tersebut dapat dikelola menjadi energi ataupun memiliki nilai ekonomi itu merupakan nilai tambah. Kami hanya ingin menyelesaikan masalah sampah ini, terserah perusahaan mau menjadikan apa sampah tersebut dan keuntungan dari pengelolaan sampah itu boleh diambil semua," ujarnya saat memimpin rapat bersama sejumlah pejabat utama di Pemko Medan

Ada sejumlah pejabat yang hadir dalam rapat tersebut di antaranya Asisten Administrasi Umum, Renward Parapat, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Muhammad Husni, Kepala Dinas PU, Zulfansyah Ali Sahputra, Kabag Kerjasama, Ummy Wahyuni serta perwakilan dari OPD terkait lainya. 

Wiriya menambahkan, Pemko Medan hanya ingin sampah yang saat ini menumpuk di TPA Terjun dapat di hilangkan seluruhnya. Oleh sebab itu, ia sangat mendukung apabila ada perusahaan yang ingin mengelola sampah yang ada tersebut.

Dalam rapat tersebut One Biosys Sdn.Bhd&Group yang di pimpin oleh M. Yani juga memparkan apa yang selama ini mereka lakukan terhadap sampah-sampah yang ada di TPA Terjun. Dirinya menjelaskan saat ini melakukan penambangan sampah TPA dan menanggulangi sampah yang baru masuk dengan menggunakan metode bioteknologi alfimer.

"Semenjak di launching pada tiga Juli yang lalu kami sudah mengola sampah yang ada di TPA Terjun menjadi pupuk, pengelolaan dengan sistem ini membutuhkan waktu yang lebih cepat, efisien, murah serta ramah lingkungan."paparnya sembari berharap kedepanya tidak hanya sampah di TPA saja yang dapat dikelola, namun juga sampah yang ada di TPS liar.

Sebelumnya Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Muhammad Husni menjelaskan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari launching pilot project penanganan sampah menggunakan sistem bioteknologi yang dilakukan Wali Kota Medan, Bobby Nasution.  

Oleh sebab itu, untuk tahap selanjutnya akan dibahas mekanisme kerjasama yang akan dilakukan Pemko Medan dengan One Biosys. 

"Bentuk kerjasamanya seperti apa itu yang akan kita persiapkan karena memang harus ada payung hukum yang mengaturnya."kata Husni. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved