Breaking News:

Mobil Ambulans 'Jemput Bola' Bobby Nasution Diapresiasi Dosen USU

Dosen Ilmu Komunikasi, FISIP USU, Arief Marizki Purba menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution

Editor: jefrisusetio
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Suasana pintu masuk, mobil ambulans tiba di RSU Royal Prima, Medan, Rabu (5/8/2020). Diduga karena stres akibat menderita Covid-19, seorang pasien wanita nekat bunuh diri di Rumah Sakit Royal Prima. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Dosen Ilmu Komunikasi, FISIP USU, Arief Marizki Purba menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution terkait keputusannya mengalihkan mobil dinas baru untuk pembelian ambulans. Keputusan itu sangat tepat ditengah situasi pandemi Covid-19. 

“Apa yang dilakukan pWali Kota sangat tepat. Apalagi, vaksinasi sangat berpengaruh dalam penanganan Covid-19 dan harus dikejar sesegera mungkin. Sehingga segera terwujud herd immunity di Kota Medan,” ujarnya. 

Menurutnya, keputusan Bobby Nasution untuk menambah jumlah ambulans cukup baik. Sebab, mobil ambulans merupakan komponen yang penting dalam penanganan Covid-19. Dan, mobil ambulans itu akan digunakan sebagai armada bagi masyarakat saat melakukan vaksinasi Covid-19. 

“Di beberapa daerah yang mungkin masyarakatnya kesulitan untuk mencapai titik-titik vaksinasi, pemerintah bisa jemput bola dengan melakukan vaksin ke wilayah tersebut,” katanya. 

Ia menuturkan, penerapan vaksinasi keliling tersebut sudah dijadwalkan dengan jelas dan teratur. Dan diyakini dapat memecah antrian vaksinasi yang mungkin selama ini terjadi.

Lalu, masyarakat menjadi lebih tenang dan antusias mengikuti vaksinasi karena tidak perlu repot untuk antri lagi.

Selain itu, kata dia, disarankan penerapan dan pengawasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  dilakukan secara ketat sehingga tidak sia-sia. Kemudian, memanfaatkan media sosial untuk mengajak dan mengedukasi masyarakat agar mau divaksin.  

“Selain itu membentuk kesadaran di semua elemen masyarakat agar patuh dan menjaga protokol kesehatan (prokes), terutama 5M walaupun nanti tidak dalam kondisi PPKM lagi,” jelas Bobby seraya menambahkan, komunikasi yang baik antar pihak baik sifatnya ke atas (provinsi  dan pusat), kabupaten/kota sekitar, unsur Forkopimda Kota Medan dan juga ke struktur di bawah Pemko Medan juga sangat membantu dalam penanganan Covid-19.

Bobby Nasution Percepat Vaksinasi 

Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyatakan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mempercepat laju vaksinasi di Kota Medan. Sebab, vaksin dapat mencegah seseorang terinfeksi virus Corona.

Jika pun sampai terinfeksi, maka vaksin dapat membantu meminimalisir penyebaran virus yang mewabah pertama kali di Kota Wuhan, China tersebut . Oleh karena itu, ia berupaya  melakukan percepatan pelaksanaan Covid-19. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved