Breaking News:

Pasca Longsor di Dusun Lau Bawang, BPBD Karo Akan Rumuskan Rancangan Rehabilitasi 

Menurut keterangan dari Kepala BPBD Karo Juspri Nadeak, imbauan ini diberikan mengingat dengan tingginya curah hujan ditakutkan akan terjadi bencana s

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Muhammad Nasrul
Proses evakuasi bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Lau Bawang, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Jumat (27/8/2021) kemarin. 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Pasca bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Lau Bawang, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, pada Kamis (26/8/2021) kemarin, masih menyisakan bekas.

Pasalnya, longsor yang terjadi akibat hujan deras yang mengguyur ini menyebabkan lima orang menjadi korban jiwa. 

Baca juga: Sunat Uang Transport Nakes Selama 3 Tahun, Kapuskesmas Teluk Cuma Dituntut 20 Bulan Bui

Melihat wilayah Kabupaten Karo yang masih memiliki potensi hujan yang cukup sering, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, meminta kepada masyarakat agar mencari lokasi yang aman terlebih dahulu.

Menurut keterangan dari Kepala BPBD Karo Juspri Nadeak, imbauan ini diberikan mengingat dengan tingginya curah hujan ditakutkan akan terjadi bencana serupa. 

"Karena kondisi cuaca masih seperti ini, kita takutkan potensi serupa terjadi. Jadi kita sudah surati kepada pemerintah setempat, agar masyarakat yang berada lokasi yang berdampingan dengan titik tersebut agar diungsikan sementara ke tempat yang lebih aman," ujar Juspri, saat ditemui di Kantor BPBD Karo, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Senin (30/8/2021).

Juspri mengungkapkan, tadi pihaknya mendapatkan informasi jika Pemkab Karo berencana pada Selasa (31/8/2021) esok akan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak musibah ini.

Dirinya mengatakan, selain dari Pemkab pihaknya juga mendapat informasi jika beberapa pihak mulai dari pemerintahan hingga swasta juga akan melakukan hal serupa. 

Baca juga: Wayne Rooney Ultimatum Ole Solskjaer Raih Juara Liga Inggris Usai Kedatangan Cristiano Ronaldo

Ketika ditanya perihal upaya rehabilitasi daerah lokasi longsor ini, Juspri menjelaskan pihaknya masih melakukan pembahasan untuk merumuskan seperti apa langkah yang akan dilakukan selanjutnya. Dirinya mengatakan, melihat dari wilayah titik yang terdampak longsor memang kondisinya cukup rawan. 

"Kalau sekarang kita belum dapat informasi yang akurat bagaimana kelanjutan di daerah tersebut. Kita dapat informasi, jika warga yang terdampak berencana untuk keluar dari sana," katanya. 

Mantan Camat Merek ini menjelaskan, untuk memutuskan seperti apa kelanjutan penanganan lokasi tersebut pihaknya tidak bisa memutuskan sendiri.

Dirinya mengatakan, saat ini pihaknya telah melaporkan rencana untuk proses rehabilitasi ke bupati, dan nantinya akan dibahas bersama instansi terkait.

(cr4/tribun-medan.com)  

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved